Kasus Covid-19 Tinggi, Tinjau Ulang KBM Tatap Muka

Kasus Covid-19 Tinggi, Tinjau Ulang KBM Tatap Muka

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL--Melihat kenyataan setiap harinya kasus terkonfirmasi positip Covid-19 masih tinggi, Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Pendidikan akan meninjau ulang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan cara tatap muka.

Menurut Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Kisworo, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka sesuai dengan surat keputusan bersama empat menteri. Persiapan itu dengan penyusunan kegiatan belajar mengajar di era adaptasi kebiasaan baru. Namun demikian, kebijakan tersebut menurut Kisworo masih situasional, karena nantinya akan melihat kondisi masing-masing wilayah.

“Nanti yang kita atur bagaimana sekolah dalam melaksanakan pembelajaran, seperti kelas yang dibatasi, tidak ada jam istirahat, teknis diskusi antar siswa saat pembelajaran,” kata Kisworo pada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Meskipun pihaknya telah menyusun berbagai persiapan KBM, masih membuka kemungkinan jika pembelajaran tatap muka ditunda. Hal ini mengingat update kasus harian Covid-19 yang terus bertambah.

“Kami tetap secara intens melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait ini, jangan sampai nanti justru ada cluster baru di sekolah,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga akan minta izin kepada bupati berkaitan dengan hal ini. “Jika bupati tidak mengizinkan, kami juga akan menunda dulu. Intinya kami tidak gegabah,” kata Kisworo.

Kepala SMP 1 Tepus, Heriyanto mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan KBM tatap muka. Sejumlah fasilitas seperti tempat cuci tangan, masker cadangan dan meja yang berjarak di ruang kelas sudah disiapkan. (*)