KAI Commuter Tambah Perjalanan di Wilayah Daop 6 Yogyakarta
Saat ini, rata-rata penumpang harian di Wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai 22 ribu orang.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- KAI Commuter resmi memulai masa Angkutan Lebaran 2026 yang dijadwalkan berlangsung 11 Maret hingga 1 April 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan mobilisasi masyarakat di wilayah Daop 6 Yogyakarta, operator kereta komuter ini menambah perjalanan KA dan penguatan personel di titik-titik kepadatan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan posko angkutan terpadu berlangsung 18 hari terhitung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Berdasarkan pantauan terkini, tren pergerakan penumpang menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan penumpang
"Secara volume, kami memproyeksikan peningkatan penumpang sebesar 3 persen dibandingkan masa Angkutan Lebaran 2025," ujar Karina Amanda, Minggu (15/3/2026), di Stasiun Yogyakarta.
Jika tahun lalu realisasinya 658 ribu penumpang maka tahun 2026 ini ditargetkan sekitar 697 ribu.
Menanggapi proyeksi tersebut, KAI Commuter menambah frekuensi perjalanan untuk Commuter Line Yogyakarta-Palur.
Dari jadwal normal sebanyak 31 perjalanan per hari, KAI Commuter akan mengoperasikan 34 perjalanan pada puncak mobilisasi yang diprediksi jatuh pada tanggal 22 hingga 24 Maret 2026.
Sepuluh perjalanan
Sementara itu, untuk Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta-Kutoarjo, operasional dipastikan tetap berjalan normal dengan sepuluh perjalanan setiap harinya.
Untuk mendukung kelancaran tersebut, KAI Commuter menyiagakan total 6 trainset (rangkaian kereta) untuk lintas Yogyakarta-Palur, dengan formasi 8 kereta per rangkaian (SF 8).
"Kami mengoperasikan 4 trainset secara penuh dan menyiagakan 2 trainset sebagai cadangan. Untuk Prameks, tersedia 2 trainset dengan masing-masing 5 unit kereta," tambah Karina.
Karina mencatat adanya tren kenaikan harian yang sudah terlihat sejak awal masa angkutan. Saat ini, rata-rata penumpang harian di Wilayah 6 Yogyakarta mencapai 22 ribu orang, meningkat dari 20 ribu penumpang pada periode yang sama di tahun 2025.
Titik konsentrasi
Lima stasiun diprediksi akan menjadi titik konsentrasi penumpang tertinggi, yakni Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Purwosari, Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Klaten.
Sebagai langkah antisipasi, fasilitas tambahan berupa tenda dipasang di Stasiun Lempuyangan guna menampung kepadatan antrean.
Dari sisi pengamanan dan pelayanan, sebanyak 371 personel disiagakan, mulai dari petugas loket, awak sarana, petugas kesehatan, hingga Passenger Service Mobile sebanyak 15 personel. KAI Commuter juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk penambahan personel BKO di Stasiun Klaten dan Stasiun Palur.
KAI Commuter mengimbau pengguna untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Untuk Commuter Line Prameks, tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 keberangkatan.
Uang elektronik
Sedangkan untuk lintas Yogyakarta-Palur, pembayaran tetap menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik perbankan lainnya yang telah terintegrasi.
"Kami meminta seluruh pengguna untuk senantiasa mengikuti arahan petugas, baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta, demi kenyamanan dan keamanan bersama selama masa mudik Lebaran ini," katanya. (*)
Muhammad Zukhronnee Muslim
