Selasa, 20 Apr 2021,


guru-menjadi-sasaran-vaksinasi-covid19-tahap-keduaBupati Gunungkidul, Sunaryanta, ketika mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di RSUD Wonosari, Rabu (3/3/2021). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Guru Menjadi Sasaran Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan vaksinasi tahap kedua untuk tenaga pendidik atau guru. Selain itu juga pada ASN, TNI Polri, pedagang pasar, dan kalangan lainnya.


“Saat ini guru atau tenaga pendidik yang menjadi sasaran utama di Gunungkidul. Hal itu sebagai bentuk kesiapan pemerintah untuk melakukan pembelajaran luring pada pertengahan tahun 2021 mendatang,” kata dr Dewi Irawati, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, pada wartawan di sela mendampingi bupati melakukan vaksinasi Covid-19, di RSUD Wonosari, Rabu (3/3/2021).


Menurut Dewi, vaksinasi kali ini dilakukan di rumah sakit, klinik dan Puskesmas yang tersebar di setiap wilayah. Per hari ini, masing-masing Puskesmas sudah bergerak melakukan vaksinasi untuk guru. Kemudian di Kodim dan Polres juga sudah melakukan vaksinasi bagi anggota mereka.

"Puskesmas sudah memulai untuk vaksinasi tahap kedua ini untuk guru. Meskipun jumlah dosis yang ada masih kurang," ucap Dewi Irawati.


Dewi menambahkan, pendidik difokuskan untuk penerimaan vaksin ini karena adanya wacana pembelajaran secara luring akan segera dilakukan pada pertengahan tahun. Untuk itu, vaksin diberikan kepada pendidik dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA agar kekebalan tubuh mereka lebih terjaga.


"Kita dapat kuota 700 vial vaksin atau sekitar 6.300 dosis. Jadi baru 3.000-an orang yang akan divaksin. Tapi kami upayakan untuk mengajukan kuota lagi," tambahnya.


Pihaknya juga masih melakukan pendataan terkait dengan jumlah penerima vaksin tahap kedua. Sampai sekarang sudah masuk 42.000 data dari ASN, TNI Polri, pedagang dan kalangan pelayan masyarakat.

Vaksinasi tahap pertama untuk SDM kesehatan, pada dosis pertama sudah 97 persen medis tervaksin, sedangkan di dosis kedua baru 86 persen. Saat ini masih dalam proses penyelesaian.

"Ada 3 persen yang belum tervaksin. Itu karena kondisi tubuh tidak fit maupun ada yang hamil," jelas Dewi.

Bupati Gunungkidul, Wakil Bupati, beserta isteri masing-masing, dan Wakil DPRD Gunungkidul Heri Nugroho, melakukan vaksinasi di RSUD Wonosari. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi kondisi sekarang.

Berkaitan dengan vaksinasi, masyarakat tidak perlu takut. Jika nanti telah mendapatkan kuota vaksin, harus siap. "Saya sudah vaksin. Tidak sakit sama sekali, jadi tidak perlu takut," ucap Sunaryanta. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini