Elektabilitas Naik, Kader Demokrat Jangan Lengah
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Berdasarkan hasil survei sebuah lembaga nasional, elektabilitas Partai Demokrat melesat ke posisi tiga mengungguli Partai Golkar.
Demokrat pada posisi 11,6 persen sementara Golkar pada angka 10,3 persen. Posisi pertama PDI Perjuangan dengan 22,6 persen dan di bawahnya ada Partai Gerindra dengan 12,5 persen.
Tingginya elektabilitas ini merupakan capaian yang luar biasa, mengingat pada hasil survei tahun 2020-2021, Partai Demokrat berada pada papan tengah.
“Kita mensyukuri capaian tersebut, alhamdulillah ini tentu tidak lepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh Ketua Umum kita, Bapak AHY, dengan tidak bosan-bosannya selalu terjun ke masyarakat. Berdialog mengenai apa yang menjadi harapan dan keinginan mereka, kemudian diperjuangkan oleh Partai Demokrat. Di antaranya melalui kadernya yang duduk sebagai wakil rakyat,” kata Edy Prabowo, anggota DPRD Bantul asal Partai Demokrat, kepada koranbernas.id, Jumat (24/6/2022).
Dari capaian itu, menurut Edy, jangan membuat kader parpol berlambang mercy dengan latar latar belakang dua warna dasar biru dan biru muda tersebut lengah. Justru ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat.
“Cara yang dilakukan adalah sesuai dengan langkah yang dilakukanKetum Demokrat yakni terjun ke masyarakat untuk mendengarkan segala masalah yang mereka hadapi, kemudian mencari solusinya. Semua kader jangan terlena, perjalanan masih panjang sekitar 1,5 tahun menuju 2024, maka kepercayaan masyarakat ini harus dijaga. Senantiasa menjadi kader yang amanah dan bermanfaat,” kata Edy.
Selain itu, juga jangan kendor dan turun semangat dalam rangka pengabdian bagi bangsa dan negara. Partai Demokrat hadir harus bermanfaat.
“Kendati hingga saat ini kepengurusan kami belum terbentuk karena masih proses pasca-musda silam, tetapi itu bukan masalah bagi kami untuk terus melangkah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Bantul,” katanya.
Seperti diketahui saat ini posisi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat masih kosong. Dua orang kader partai telah menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan.
“Masih demisioner, jadi belum ada kepengurusan. Memang benar sudah ada fit and proper test tanggal 2 Juni lalu. Ada dua kader yang ikut yakni saudara Edy Prabowo SE (anggota DPRD Bantul asal Partai Demokrat yang sebelumnya menjabat bendahara DPC Partai Demokrat Bantul - red) serta saudara Rony Wijaya Indra Gunawan (anggota DPRD Bantul,red),” kata Hozi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPC Partai Demokrat Bantul. (*)