Senin, 25 Jan 2021,


kpu-gunungkidul-menunggu-kiriman-fasilitas-pilkada-sesuai-prokesSalah satu pemilih Pilkada mencuci tangan sebelum masuk ke TPS, pada simulasi pemungutan suara Pilkada di komplek Kantor Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, beberapa hari lalu. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono

KPU Gunungkidul Menunggu Kiriman Fasilitas Pilkada Sesuai Prokes


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Meskipun secara umum KPU Gunungkidul sudah siap melaksanakan Pilkada sesuai protokol kesehatan (prokes), namun kini masih menunggu beberapa fasilitas yang nantinya akan dipergunakan di setiap TPS.

Menurut Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, dari berbagai kebutuhan itu, tinggal menunggu plano, formulir C1, daftar pasangan calon dan alat bantu coblos tuna netra. “Selain itu, untuk alat pelindung diri agar pemilihan berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, tinggal menunggu pengiriman alat pengukur suhu tubuh, sarung tangan medis dan masker,” kata Ahmadi Ruslan Hani, Selasa (24/11/2020).


Hani menambahkan, pada persiapan pemilihan ada dua kategori logistik. Pertama, logistik yang menyangkut kelancaran dalam pemilihan seperti surat suara, kotak suara, alat bantu pencoblosan hingga formulir rekapitulasi suara. Sedangkan logistik yang kedua berkaitan dengan APD agar pemilihan bisa sesuai dengan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Corona.

Menurut Hani, dari dua kebutuhan logistik itu, mayoritas sudah tiba di KPU. Tinggal menunggu pengiriman beberapa item seperti formulir rekapitulasi, blangko paslon, alat bantu coblos tuna netra. Sedangkan untuk APD yang belum dikirim hanya kurang masker, sarung tangan medis dan alat pengukur suhu tubuh.


“Sudah 75% tersedia di KPU. Malahan untuk APD, seperti sarung tangan untuk pemilih, hand sanitizer, fasilitas cuci tangan, sudah kami distribusikan ke masing-masing PPS,” katanya.

Sesuai dengan target, kebutuhan logistik harus tersedia di akhir bulan ini. Meski demikian, pengiriman logistik ini juga sangat bergantung ketepatan waktu dari rekanan mengirimkan barang ke Gunungkidul.

“Semua sudah melalui proses pengadaan dan tinggal menunggu pengiriman. Mudah-mudah kekurangan logsitik bisa tiba di Gunungkidul tepat waktu,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Hani, KPU sedang melakukan proses penyortiran dan pelipatan surat suara. Di dalam kegiatan ini diterjunkan 100 relawan untuk melipat dan menyortir surat suara yang rusak.

“Kami targetkan selesai dalam waktu tiga hari. Nanti surat suara yang rusak akan kami mintakan pengganti ke rekanan,” ungkapnya.

Anggota KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti, menambahkan untuk kebutuhan APD sudah dikirimkan ke PPS pada Sabtu (21/11/2020). Pengiriman dilakukan selama dua hari dan diterima oleh anggota PPK yang kemudian diserahkan ke PPS.

“Langsung kami kirim ke PPS untuk mempersingkat waktu,” katanya.

Menurut dia, APD yang dikirim ada beberapa item yang meliputi hand sanitizer, sabun pencuci tangan, cairan disinfektan. Selain itu, ada juga tisu towel sheet, semprotan, tempat air berkran dan ember penampung, pelindung wajah hingga kantong plastik tempat sampah. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini