doa-100-hari-bagi-mbah-moenKetua DPC PPP Bantul, Drs H Hasyim Turmudzi, foto bersama pengurus dan para tokoh yang namanya muncul dalam Pilkada 2020 saat acara doa bersama bagi Mbah Moen di Kantor DPC PPP Bantul, Rabu (13/11/2019) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)


sri-wijaya

Doa 100 Hari Bagi Mbah Moen


SHARE

KORANBERNAS.ID – Sesepuh sekaligus tokoh kharismatik dan kader PPP yang dihormati, KH Maimoen Zoebair atau akrab disapa Mbah Moen, telah berpulang ke Rahmatullah 100 hari yang lalu. Untuk mengenang Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang yang juga Ketua Majelis Syariah PPP tersebut, DPC PPP Bantul menggelar kegiaan Semaan Alquran 30 juz bersama Gus Safak dari Pleret di Kantor DPC PPP Bantul (barat lapangan Dwi Windu, red) pada Rabu (13/11/2019) pagi hingga siang hari.

Pada acara tersebut juga digelar doa arwah bagi tokoh-tokoh PPP yakni mbah Abu, Sulaiman, Nurhadji, Bisri, Hamdani, Ruslan Nurhadi, Husni Thamrin.


Baca Lainnya :

Kemudian, pada Rabu (13/11/2019) malam digelar Mujahadah dan doa bersama dipimpin KH Muhammad Mahin dengan hiburan musik Qasidah serta Tausiyah oleh Ustadz IIP Wijayanto. Acara dihadiri ratusan orang, baik pengurus, Komandan SATGAS, GPK, Laskar, kader dan simpatisan partai berlambang Ka'bah tersebut.

Nampak hadir beberapa tokoh yang namanya mulai muncul untuk bertarung dalam Pilkada 2020 seperti Wakil Bupati (Wabup) H Abdul Halim Muslih yang juga ketua DPC PKB Bantul, Nur Rahmat JP (ketua Partai Demokrat Bantul), Politisi H Setiya, serta tokoh masyarakat Dewata Eka Putra. Sementara Bupati Bantul Drs H Suharsono yang juga diundang berhalangan hadir karena ada acara di luar kota.


Baca Lainnya :

"Kami Jajaran pengurus DPC PPP Bantul menghaturkan banyak terima kasih untuk support dan dukungan acara. Insya Allah, DPC PPP Bantul akan menjadi perekat umat untuk kembali dalam rumah besar Umat Islam dan membawa kemaslahatan bagi semua," kata Ketua DPC PPP Bantul, Drs H Hasyim Turmudzi, didampingi bendahara partai Dyah Novie SH.

Digelarnya peringatan 100 hari, lanjut Hasyim, adalah untuk mengenang sosok Mbah Moen yang bisa menyatukan kader, kendati berbeda pilihan. "Mbah Moen kita kenang sebagai sosok yang mampu menyatukan semua pihak menjadi satu PPP yang solid," katanya.

Kehadiran Mbah Moen yang membawa pesan persatuan saat hadir pada peringatan hari lahir PPP beberapa bulan lalu ke Bantul, adalah salah satu jasa yang dikenang. "Peringatan 100 hari ini juga instruksi secara nasional," kata Hasyim. (eru)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini