Danang Maharsa Ketua SOIna DIY 2025-2030

Olahraga bukan hanya tentang kompetisi melainkan inklusi, kemandirian, persahabatan.

Danang Maharsa Ketua SOIna DIY 2025-2030
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dikukuhkan sebagai Ketua Special Olympics Indonesia (SOIna) Daerah Istimewa Yogyakarta masa bakti 2025-2030, Rabu (26/11/2025). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dikukuhkan sebagai Ketua Special Olympics Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (SOIna DIY) masa bakti 2025-2030, Rabu (26/11/2025), di Gedung Pascasarjana FMIPA UNY.

Danang beserta seluruh pengurus organisasi itu dikukuhkan oleh Wakil Ketua Pengurus Pusat SOIna, Novilia Syarif, sekaligus menandatangani berita acara dan menyerahkan pataka.

Danang mengatakan pengukuhan ini tidak sekadar menjadi seremonial tetapi momentum penting memperkuat komitmen untuk memastikan anak-anak dan remaja dengan disabilitas intelektual agar memiliki ruang, kesempatan serta pendampingan yang baik dalam mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga.

“SOIna membuktikan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga tentang inklusi, kemandirian, persahabatan serta penghargaan terhadap martabat setiap individu,” kata Danang.

Titik awal

Danang berkomitmen SOIna DIY ke depan menjadi motor dan titik awal penguatan gerakan olahraga inklusif di provinsi ini. Dia berharap melalui SOIna dapat memperluas akses pelatihan, memperbaiki infrastruktur, mengadakan kompetisi yang lebih berkualitas serta membuka kesempatan bagi lebih banyak atlet difabel intelektual untuk berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Novilia Syarif mengatakan dengan kepemimpinan baru, SOIna DIY semoga mampu menjadi lebih baik dan berkembang dalam mendorong anak-anak disabilitas intelektual untuk berkarya dan menorehkan prestasi.

“Di bawah kepemimpinan yang baru, saya yakin SOIna DIY mampu menorehkan prestasi dan yang paling terpenting adalah bagaimana caranya supaya kita bisa meyakinkan dan merubah stigma bahwa anak disabilitas intelektual juga mampu berprestasi dan memberikan sesuatu bagi bangsa dan negara,” katanya. (*)