Rabu, 27 Jan 2021,


damri-merintis-trayek-penumpang-dari-yia-ke-sejumlah-destinasi-wisata-gunungkidulKawasan wisata Pantai Baron, Gunungkidul. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono

Damri Merintis Trayek Penumpang dari YIA ke Sejumlah Destinasi Wisata Gunungkidul


SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, Perum DAMRI mulai melakukan uji coba trayek penumpang dari bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) menuju sejumlah destinasi wisata di Gunungkidul, terutama Pantai Baron.

Selain itu, dilayani juga rute dari Inna Garuda-Malioboro menuju kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk.

  • Saat Babe Blusukan di Pasar Hewan Menyapa Warga
  • Tangan Jahil SBR Berbuah Tersangka Asusila

  • Rencanannya, akan ada 8 unit kendaraan Toyota HiAce yang setiap hari beroperasi menuju lokasi wisata di Gunungkidul.

    General Manager Perum DAMRI, Rahmat Santoso, mengatakan pihaknya sudah melakukan uji coba rute baru menuju Gunungkidul ini sejak Jumat (16/10/2020) lalu. Uji coba ini disambut positif masyarakat. Menurutnya, sekali jalan mobil jenis Toyota HiAce yang melewati jalan ini nantinya akan ada 11 penumpang dengan penerapan jaga jarak atau social distancing.

  • Menggandeng Dhimas Tedjo, Martanty Membuat Heboh Hajatan Warga
  • Bupati Gunungkidul Tak Ingin Ada Lurah Tergelincir Kasus Hukum

  • "Untuk rute ini per penumpang cukup membayar Rp 25 ribu saja. Kami masih mengatur jadwalnya," jelas Rahmat Santoso, saat dihubungi wartawan, Senin (19/10/2020).

    Pihaknya saat ini masih melakukan pengaturan jadwal yang disinkronkan dengan jarak tempuh. Untuk penumpang dari YIA menuju lokasi Wonosari dan Pantai Baron, akan dilayani sejak pukul 08.30 WIB. "Tapi kalau rute dari Malioboro menuju Nglanggeran dan Pantai Baron, dimulai lebih pagi, pukul 07.00 WIB," katanya.

    Selisih perjalanan keempat bus, rencanya hanya satu jam. Dengan harapan sesampainya di lokasi wisata, secara bergantian bus bisa mengangkut kembali penumpang yang sudah sampai. "Detail jadwalnya masih kami atur. Mirip-mirip Trans Jogja kalau penjadwalannya," tambah Rahmat.

    Menurut Rahmat, selama masa ujicoba, animo masyarakat masih minim. Terbukti dalam satu kali perjalanan dari Malioboro hanya ada dua hingga tiga penumpang saja. "Bahkan kemarin pas terakhir tidak ada penumpang. Para penumpang masih bingung nanti kalau sampai, misalnya Pantai Baron kesorean, baliknya pakai apa. Untuk itu nanti kami akan ada sejenis halte shuttle dan ada papan jadwal," kata dia.

    Terpisah, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan DIY, Maryoto, mengatakan ada 21 kendaraan DAMRI dengan berbagai jenis, rencananya akan melayani 7 rute. Ketujuh rute ini di antaranya Pasar Plono-Monjali 2 unit medium long, Hotel Inna Malioboro-Goa Kiskendo 3 unit Toyota HiAce, Hotel Limaran-Parangtritis 2 bus medium, Prambanan-Borobudur 3 unit medium long dan YIA-Wonosari-Pantai Baron 4 unit Hiace dan Inna Malioboro-Nglanggeran-Pantai Baron 4 unit HiAce dan YIA-Goa Seplawan Purworejo-Borobudur 2 unit HiAce. (*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini