Jumat, 22 Jan 2021,


corona-bukan-aib-tak-perlu-disembunyikanTalk show membahas protokol kesehatan di Resto Ibaba Bantul. Acara ini diselenggarakan koranbernas.id bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19. (sholihul hadi/koranbernas.id)


Arie Giyarto

Corona Bukan Aib Tak Perlu Disembunyikan


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Siapa pun bisa terpapar virus Corona.  Itu sama sekali bukan aib sehingga tidak perlu disembunyikan atau ditutup-tutupi. Jika terkena justru perlu terbuka sehingga tetangga atau kenalan bisa mengambil sikap agar tidak tertular.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, menjawab pertanyaan koranbernas.id usai menjadi narasumber talk show, Senin (26/10/2020), di Resto Ikan Bakar Bantul (Ibaba).

  • Operasi Zebra Progo Membawa Misi Tambahan
  • Operasi Yustisi 90 Menit, Ditemukan 7 Pelanggar

  • Talk show kali ini diselenggarakan koranbernas.id bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Adapun temanya seputar protokol kesehatan dengan tajuk Hari Gini Wong Bantul Belum Bermasker? Duuh..

    Dwi menyatakan seingat dia belum pernah mendapati para petani maupun pekerja keras di pedesaan terpapar Covid-19. Mungkin mereka selalu terkena sinar matahari. Meski demikian upaya menanamkan kesadaran kepada mereka agar patuh protokol kesehatan tetap dilakukan.

  • Masih Ditemui Warga Ngeyel Tidak Bermasker
  • Libur Panjang, Polres Perketat Protokol Kesehatan

  • Disadari, sebagian besar warga pedesaan belum menggunakan masker, termasuk para pedagang pasar tradisional. Untuk mengubah mindset serta menjadikan masker sebagai bagian dari budaya bukan sesuatu yang mudah.

    Dwi Daryanto mengingatkan banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) perlu diwaspadai. "Saya dulu juga OTG. Tapi kemudian dengan upaya sesuai prosedur, akhirnya sembuh," kata dia.

    Dia juga mengajak semua warga untuk mencegah munculnya klaster-klaster baru termasuk kemungkinan bisa muncul pada waktu kampanye pilkada akhir tahun 2020.

    Meski semua regulasi sudah tertata rapi namun demikian yang lebih penting adalah implementasinya di tingkat bawah.

    Mengingat Bantul hanya ada dua pasangan calon yang maju pilkada, dia berharap bisa lebih mudah menanganinya meski tetap harus waspada pada saat massa berkumpul untuk kampanye.

    Talk show yang juga menampilkan Budi Santosa dari Muhammadiyah Covid-19 Command Center ini dihadiri perwakilan sejumlah media, pelajar serta masyarakat umum. Hadir pula pimpinan koranbernas.id antara lain Putut Wiryawan serta Heru Catur Nugroho maupun para redaktur. (*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini