Bantuan Pangan Beras di Purworejo Tuntas Terdistribusi ke Seluruh Kecamatan
Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi atas tersalurkannya 65.418 paket bantuan pangan beras, sejak 16 Juli 2025.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pemerintah Kabupaten Purworejo akhirnya menuntaskan proses distribusi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) ke seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Purworejo. Dalam tahap terakhir ini Pemkab Purworejo menyerahkan CPP berupa bantuan pangan beras ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Gebang tepatnya di Desa Bendosari, Jumat (1/8/2025).
Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, Penyaluran Bantuan Sosial Beras CPP menjadi strategi penting yang dilakukan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan, di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan pangan dan kondisi ketahanan pangan nasional yang dinamis.
"Ini merupakan wujud komitmen pemerintah mewujudkan ketahanan pangan masyarakat khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat," ujarnya.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas tersalurkannya 65.418 paket bantuan pangan beras Program CPP di wilayah Kabupaten Purworejo, sejak 16 Juli 2025.
Bupati Purworejo Yuli Hastuti menunjukkan paket bantuan pangan beras yang dibagikan ke warga di Kecamatan Gebang. (istimewa)
"Saya mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan distribusi penyaluran bantuan sosial ini dengan lancar, tepat sasaran, dan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Bupati berharap, selain meringankan beban masyarakat, bantuan pangan ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting, menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Purworejo.
Kepala Desa Pamriyan, Budi Susilo, mengatakan desanya juga sudah menerima bantuan beras dari pemerintah. "Minggu lalu melalui Kaur Kesra telah menerima bantuan beras dari pemerintah. Begitu bantuan beras sampai di balai desa, langsung didrop ke masing-masing dukuh agar terdistribusi cepat," ujarnya, Sabtu (2/8/2025).
Terkait kualitas beras, pihaknya belum mengetahui dan belum sempat cek ke warga. "Bantuan beras lebih bisa diterima, daripada bantuan lauk pauk seperti ayam, sampai ke warga kami sudah bau dan tidak segar. Kalau bantuan beras pas, dan distribusinya mudah," kata Budi. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
