Sabtu, 27 Feb 2021,

bansos-tunai-tersalurkan-lancarPenyaluran Bantuan Sosial Tunai di Gunungkidul yang menerapkan protokol kesehatan ketat. (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Bansos Tunai Tersalurkan Lancar

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- PT Pos memulai penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial sejak 15 Januari silam. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, penyaluran bantuan ini menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Dengan upaya itu, pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Korlap Satgas BST Kantor Pos Gunungkidul, Fauzan, di Wonosari, Minggu (17/1/2021), mengatakan sejak hari pertama penyaluran berjalan sesuai dengan aturan protokol kesehatan yang berlaku. Masyarakat telah paham pentingnya cuci tangan, memakai masker dan duduk di kursi antrean sesuai jarak yang ditentukan.


Penyaluran bantuan tersebut juga dipantau personel Polsek dan Koramil setempat. Arahan-arahan penerapan protokol kesehatan tetap diberikan di lokasi penyaluran bantuan. “Alhamdulillah sejauh ini penyalurannya berjalan baik,” kata Fauzan.

Diakui, pada beberapa kalurahan ada perubahan tempat penyaluran. Meski demikian, hal tersebut tidak mempengaruhi kelancaran pengambilan bantuan. “Ada perubahan lokasi maupun penambahan hari penyaluran untuk memecah terjadinya kerumunan,” katanya.


Menurut dia, ada wilayah yang meminta tambahan hari penyaluran BST Kemensos di Kapanewon Saptosari. Jumlah penerima bantuan tergolong banyak, kemudian dari kalurahan mengajukan penambahan waktu.

Beberapa kalurahan juga ada yang melakukan perpindahan titik penyaluran di antaranya Playen pindah ke balai padukuhan, Rongkop pindah ke balai padukuhan dan Candirejo Semin juga pindah ke balai padukuhan.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogi, secara terpisah mengaku tidak ada kendala penyaluran BST. Protokol kesehatan tetap ditegakkan.

“Masyarakat datang sesuai jadwal yang ditentukan pada undangan mereka. Beberapa ada perubahan, contohnya di Sidoharjo Kapanewon Tepus ada tiga titik penyaluran. Itu untuk mengantisipasi kerumunan,” ucapnya.

Puluhan ribu rumah tangga kurang mampu mendapatkan bantuan uang tunai masing-masing Rp 300 ribu per bulan dan akan diberikan empat bulan ke depan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini