Aktivitas Penambangan Galian Golongan C di Kali Manggal Diduga Melanggar Ketentuan Teknis 

Aktivitas Penambangan Galian Golongan C di Kali Manggal Diduga Melanggar Ketentuan Teknis 
Lokasi tambang galian Golongan C di kawasan Kali Manggal Desa Tlogowatu Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten, Rabu (11/3/2026). (masalgurusinga/koranbernas.id).

KORANBERNAS.ID, KLATEN – Kawasan Kali Manggal di wilayah Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten menjadi salah satu lokasi aktivitas penambangan galian golongan C di Kabupaten Klaten. Salah satu pihak yang melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut yakni PT BAP beralamat di Klaten, Jawa Tengah.

PT BAP melaksanakan aktivitas penambangan setelah mendapatkan persetujuan atas dokumen RKAB eksplorasi tahun 2022, RKAB tahun 2023, laporan eksplorasi tahun 2022, dan studi kelayakan tahun 2024.

Adapun ketentuan teknis penambangan, di antaranya penambangan secara mekanis menggunakan alat gali dan muat berupa 1 unit excavator  dengan kapasitas bucket 0,9 meter kubik dan alat angkut berupa dump truck kapasitas 5 meter kubik dengan jumlah 26 unit. Sedangkan aspek lingkungan meliputi jam operasional pukul 08:00 hingga 17:00 WIB sebagaimana tercantum dalam dokumen UKL/UPL.

Namun di lapangan, aktivitas penambangan bukannya menggunakan 1 unit excavator melainkan 2 unit excavator. Excavator berwarna hijau merk Kobelco itu setiap hari melaksanakan penambangan dan mengisi muatan ke atas dump truck.

Rabu (11/3/2026) siang, belasan truk tampak antre menunggu diisi muatan. Sebab, untuk menuju lokasi tambang hanya bisa beberapa unit saja. Sedangkan yang lainnya menunggu di dekat pos penyerahan DO (delivery order).

Beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang mengemukakan bahwa setiap hari ada puluhan truk yang keluar-masuk ke lokasi tambang. Selain terganggu suara mesin kendaraan, warga juga sering mendengar aktivitas di lokasi tambang menjelang malam hari.

"Truk-truk yang keluar-masuk lokasi tambang cuma lewat kampung sini, karena ini satu-satunya jalan ke lokasi (lokasi tambang). Kalau ditanya berapa truk yang lewat, mungkin tidak hanya puluhan. Sekarang ini saja mungkin sudah ada belasan truk yang antre isi muatan di lokasi," kata warga.

Menindaklanjuti informasi warga tersebut, koranbernas.id menuju lokasi pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 11:50 WIB. Di lokasi ada 2 unit excavator yang sedang melakukan aktivitas. Sementara belasan truk tampak antre mengisi muatan. 

Hingga berita ini dibuat, belum diperoleh konfirmasi dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah maupun Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo dan PT BAP terkait aktivitas penambangan tersebut. (*)