Minggu, 17 Jan 2021,


akibat-pandemi-kunjungan-ke-gl-zoo-masih-20-persen-dari-kondisi-normalGBPH Yudaningrat menyematkan pin kepada seorang karyawan GL Zoo telah berkarya 25 tahun. (istimewa)


Sholikul Hadi

Akibat Pandemi, Kunjungan ke GL Zoo Masih 20 Persen dari Kondisi Normal


SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Di tengah terpuruknya sektor  pariwisata akibat pandemi Covid-19, destinasi wisata Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta membagi paket sembako dan pemeriksaan kesehatan kepada 37 karyawan yang dirumahkan.

Pengelola obyek wisata ini juga mengangkat lima karyawan kontrak menjadi karyawan tetap serta memberikan penghargaan kepada delapan karyawan yang telah berkarya selama 25 tahun.


Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 GL Zoo di parkir barat Jalan Veteran Yogyakarta, Selasa (10/11/2020). Acara yang berlangsung sederhana ditandai  penandatanganan perjanjinan kerja sama antara GL Zoo dengan PT Lion Super Indo.

Perusahaan itu memberikan donasi berupa pakan satwa dalam rangka mendukung program wildlife conservation dan zero waste.


Dirut GL Zoo, KMT A Tirtodiprojo, mengakui pandemi Covid-19 memukul sektor periwisata, termasuk GL Zoo. Sempat lebih 4,5 bulan tidak beroperasi dan tanpa pemasukan, cukup  memberatkan menghidupi satwa dan menggaji karyawan perawat satwa.

“Manajemen tetap mengupayakan bertahan untuk bangkit dari keterpurukan,” kata Joko, sapaan akrabnya.

District Leader Yogyakarta Super Indo Supermarket, Dyah Retno Muninggar, mengatakan pihaknya membantu buah-buahan dan sayuran yang sudah tidak layak jual tetapi masih layak untuk pakan satwa.

“Limbah buah dan sayur dari supermarket di Jalan Solo dan Sonosewu sangat membantu dan mencukupi kebutuhan satwa di sini. Bahkan dijadikan nutrisi tambahan satwa koleksi GL Zoo,” ungkapnya.

Limbah buah dan sayur itu berupa mangga, pisang, apel, jeruk, boncis, wortel dan sejenisnya. Dyah berharap kerja sama untuk kali pertama dengan GL Zoo ini bisa berkelanjutan.

Ketua Umum Yayasan GL Zoo, Drs H GBPH Yudaningrat, mengatakan sejak beroperasi kembali mulai 3 Agustus lalu kini jumlah pengunjung per harinya belum pulih sesuai harapan, masih berkisar 20 persen dari kondisi normal.

Namun demikian dia berharap karyawan  tetap semangat bekerja secara efektif dan efisien. Yang terpenting adalah selalu menerapkan protokol kesehatan, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini