Warga Terdampak Covid-19 Kembali Terima Bansos

Warga Terdampak Covid-19 Kembali Terima Bansos

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Kabar baik bagi warga DIY. Pemerintah kembali akan mengucurkan bantuan sosial (bansos) bagi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Bansos diberikan dalam tiga bentuk program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Secara nasional, ada sekitar 38,8 juta penerima tiga bantuan ini, dengan rincian, PKH diberikan pada 10 juta KPM, Program Sembako sebanyak 18,8 juta KPM, dan BST untuk 10 juta KPM.

Sedangkan di tingkat DIY, total bansos untuk PKH 196.232 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu Program Sembako ada 353.434 KPM, dan BST yang dibagikan kepada 120.787 KPM.

“Jumlah nominal ketiga bantuan untuk DIY sebesar 155.792.075.000,” ujar Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Senin (4/1/2021).

Menurut Sultan, semua jenis bantuan akan diberikan berdasarkan data nama penerima dan alamat penerima. Tahapan verifikasi pun sudah dilakukan.

Pemberian bansos kali ini merupakan tahap pertama di tahun 2021. Penyaluran dilakukan melalui sejumlah perbankan dan kantor pos.

“Saya berharap tidak ada bansos yang diterimakan dobel. Kami kan juga punya data yang sudah diverifikasi dari tahun kemarin, tapi mungkin untuk tahun ini data sudah diperbarui. Prinsip (langsung ke tangan penerima) itu yang dilakukan Bapak Presiden sebagai bagian dari penyaluran bantuan tahun 2021 kali ini. Bantuan ini terus diberikan untuk empat kali,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih mengatakan, bansos PKH menyasar sejumlah kelompok, seperti keluarga yang di dalamnya terdapat ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, hingga lanjut usia. Bantuan ini diberikan dalam empat tahap selama satu tahun, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober.

Penerima Program Sembako mendapatkan bantuan senilai Rp200.000 dan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2021. Untuk program BST, setiap penerima mendapatkan uang tunai sebesar Rp300.000.

“Bantuan diberikan selama empat bulan berturut-turut, terhitung sejak Januari hingga April 2021,” imbuhnya.(*)