TPPS Garda Terdepan Penurunan Stunting di Sleman

Sekecil apapun angka prevalensi stunting harus tetap tuntas ditangani, disertai upaya pencegahan.

TPPS Garda Terdepan Penurunan Stunting di Sleman
Pjs Bupati Sleman Kusno Wibowo ketika memberi arahan kepada TPPS Kapanewon Minggir, Rabu (14/11/2024). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman menyelenggarakan Monitoring Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Rabu, (13/11/2024), di Kapanewon Minggir.

Penjabat sementara (Pjs) Bupati Sleman Kusno Wibowo hadir sekaligus memberi arahan kepada TPPS Kapanewon Minggir.

Kusno menyampaikan apresiasi kepada TPPS Kapanewon Minggir karena telah berperan aktif menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Sleman.

Menurut data e-PPGBM, prevalensi stunting Sleman tahun 2023 ada pada angka 4,51, turun 2,37 dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut Kusno, Sleman masih memiliki PR mencapai target 4,41 pada tahun 2024.

Garda terdepan

“TPPS adalah garda terdepan penurunan stunting di Sleman. Terlebih di Kapanewon Minggir ini harus dijadikan prioritas karena prevalensinya lebih tinggi dibanding Sleman,” jelas Kusno

Lebih lanjut dia menegaskan sekecil apapun angka prevalensi stunting harus tetap tuntas ditangani dan disertai upaya pencegahan munculnya kasus baru.

Kusno berharap kelompok sasaran harus dipastikan oleh TPPS memperoleh pelayanan kesehatan yang baik melalui konseling gizi terpadu, fasilitas air bersih, perlindungan jaminan sosial, kelas pengasuhan, pemeriksaan kesehatan pasangan usia subur serta pemberian tablet tambahan darah remaja putri.

“TPPS tingkat kalurahan dan kapanewon tentu lebih memahami karakteristik masyarakatnya di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, penting bagi TPPS mengenali kendala dan permasalahan yang ditemui di lapangan beserta cara penanganannya,” kata Kusno

Dia berharap TPPS dapat melakukan pembinaan secara humanis dan menekankan pentingnya pemahaman agar anak mengkonsumsi makanan utama dengan porsi seimbang. (*)