Tiga Belas Pelajar Penerima Manfaat Program MBG Dirawat Inap di Rumah Sakit
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Tiga belas pelajar penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen masih dirawat di RSU PKU Muhamadiyah Petanahan.
"Malam ini atau besok lima orang bisa pulang," kata dr Andika Purwita Aji MMR, Direktur RSU PKU Muhamadiyah Petanahan kepada koranbernas.id, Minggu (26/9/2026) sore.
Sedangkan pelajar yang dirawat inap di Puskesmas Petanahan semua sudah pulang, setelah menjalani rawat inap 24 jam lebih.
Kepala Puskesmas Petanahan dr Sunarko Slamet yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, hingga Minggu (26/9/2025) ada 100 pelajar penerima manfaat program MBG dirawat di Puskesmas Petanahan dan PKU Muhamadiyah Petanahan. Pelajar yang diduga keracunan makanan, setelah mengonsumsi makanan dari sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG) di Petanahan yang menjalani rawat jalan di 2 fasilitas kesehatan ada 62 pelajar.
Andika dan Sunarko mengatakan, biaya perawatan pasien akan ditanggung SPPG pemasok makanan program MBG. Mekanismenya, fasilitas kesehatan yang merawat korban keracunan mengajukan klaim biaya rawat jalan dan rawat inap. "Dari SPPG kemarin menyampaikan mau nanggung biaya," kata Sunarko.
Hingga Minggu (26/9/2025) Bupati Kebumen Lilis Nuryani belum menyampaikan pernyataan menyikapi kasus dugaan keracunan dengan korban pelajar penerima manfaat.
Wartawan koranbernas.id yang meminta konfirmasi ke Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kebumen Dewi Indri Astuti mengungkapkan, belum ada pernyataan menyikapi kejadian itu. Sehingga belum diperoleh informasi, kejadian itu Kejadian Luar Biasa ( KLB) atau bukan. (*)
Nanang W Hartono
