Tersimpan Ratusan Tahun, Naskah Kuno Karya Kiai Sadrach Dialihmediakan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Purworejo berupaya mengalihmediakan ke dalam format digital.

Tersimpan Ratusan Tahun, Naskah Kuno Karya Kiai Sadrach Dialihmediakan
Serah terima peminjaman naskah kuno dari Purwanto Nugroho kepada Kadinpusip Purworejo Stephanus Aan Isa Nugroho. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Beberapa naskah kuno (manuskrip) karya Kiai Sadrach, penyebar agama Kristen terkemuka di Pulau Jawa, masih bisa ditemukan di Gereja Kristen Jawa Karangjoso Desa Langenrejo Kecamatan Butuh.

Di antaranya Serat Rama dan Serat Ajipamasa, yang saat ini tersimpan di Griya Prabayasan yang dibangun pada tahun 1870 di kompleks gereja tersebut.

Untuk melestarikan naskah kuno tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo berupaya mengalihmediakan ke dalam format digital. Proses peminjaman dan alih media naskah kuno tersebut, dipimpin langsung Kepala Dinpusip Stephanus Aan Isa Nugroho, Jumat (3/10/2025).

Menurut pengelola Gereja Kiai Sadrach, Purwanto Nugroho, naskah-naskah kuno bertuliskan huruf Jawa tersebut, antara lain berisi perjalanan spiritual Kiai Sadrach. "Kami sangat mengapresiasi upaya Dinpusip, sehingga kami dengan senang hati meminjamkan buku-buku karya Kyai Sadrach tersebut," ungkapnya.

Merawat memori

Stephanus Aan menegaskan pihaknya berkepentingan melestarikan naskah kuno yang ada di masyarakat, sebagai salah satu bentuk merawat memori kolektif bangsa. "Dengan alih media ini, apabila nanti naskah kuno itu rusak, kita masih punya versi digitalnya untuk dipelajari generasi mendatang, " jelasnya.

Dia menambahkan, selain naskah kuno Kiai Sadrach, pihaknya juga sudah mengalihmediakan naskah kuno peninggalan Kiai Imam Puro, ulama terkemuka penyebar agama Islam. "Mereka adalah tokoh-tokoh penting di bidang sosial keagamaan, yang mewarnai sejarah Kabupaten Purworejo, " katanya. (*)