teliti-ukm-batik-audita-raih-gelar-doktorAudita Novriasari (40 tahun) dosen UMBY meraih gelar Doktor ke-24 bagi kampus tersebut. (istimewa)


sri-wijaya

Teliti UKM Batik, Audita Raih Gelar Doktor


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL – Setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul ”Pengaruh Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan terhadap Kinerja UKM: Analisis Peran Entrepreneurial Marketing sebagai Mediator pada Industri Batik di Pulau Jawa", dosen manajemen Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Audita Novriasari meraih gelar Doktor. Audita Novriasari mendapat predikat sangat memuaskan dalam ujian promosi Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) di Gedung Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi UII Condongcatur.

"Ujian promotor telah dilaksanakan pada Kamis (16/01/2020) lalu dan ini adalah Doktor ke-24 di UMBY," kata Widarta MM, humas UMBY, di kampusnya Jalan Wates KM 10, Sedayu, Bantul, Senin (20/01/2020).


Baca Lainnya :

Saat itu, bertindak sebagai Promotor adalah Prof Dr M Suyanto, co-promotor I Asmail Ishak PhD dan co-promotor II Anas Hidayat PhD.

Dalam disertasinya, Audita menyatakan UKM khususnya pelaku usaha batik untuk selalu memperhatikan pelanggannya, bagaimana upaya mereka untuk memenuhi keinginan pelanggan, bagaimana cara memuaskan pelanggan atau istilahnya orientasi pada pelanggan. Juga upaya untuk meningkatkan kinerja atau capaian kerja pada pelaku usaha perlu memperhatikan masalah inovasi, khususnya inovasi produk sehingga produk-produknya lebih bervariatif.


Baca Lainnya :

UKM juga perlu memperhatikan pendekatan pemasaran yang dilakukan. Pendekatan pemasaran harus lebih bersifat kreatif, misalnya dengan memanfaatkan media sosial.

"Perlu diperhatikan juga bahwa pelaku usaha dalam berinvestasi harus mempertimbangakan segala risiko yang ditimbulkan dan kemungkinan keuntungan yang akan diperoleh. Umumnya pelaku usaha di UKM lebih memilih melakukan usahanya yang risikonya tidak terlalu tinggi. Pelaku usaha juga akan terus berinisiatif mencari ide bisnis baru guna mendukung pengembangan usaha," tambah Audita.

Audita memang penggiat usaha kecil menengah bidang kerajinan, khususnya batik, sampai akhirnya tertarik meneliti UKM batik.

"Sata melihat UKM merupakan salah satu fondasi perekonomian Indosenia, bahkan sebagai urat nadi perekonomian yang tetap berdiri tegak walau sebagai negara berkembang dulu pernah diterjang krisis tahun 1998. Itulah kenapa saya merasa terpanggil untuk menelitinya," ujarnya.

Audita meraih gelar Doktor dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.81 dengan nilai disertasi A. (eru)


TAGS:

SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini