Siswa Smanlas Purworejo Mengikuti Pesantren Kilat di Ponpes Mamba'ul Hikmah

Mengapa dilaksanakan di luar sekolah? Ini adalah sebuah terobosan belajar yang menyegarkan.

Siswa Smanlas Purworejo Mengikuti Pesantren Kilat di Ponpes Mamba'ul Hikmah
Kegiatan pesantren kilat pelajar SMAN 11 Purworejo di pondok pesantren. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Para siswa SMA Negeri 11 (Smanlas) Purworejo yang beralamat di Jalan Raya Kutoarjo-Kebumen Km 5,5 Ketundan Kecamatan Butuh mengikuti kegiatan pesantren kilat Ramadan 1445 H.

Kegiatan ini digelar untuk mengisi bulan suci Ramadan di mana pada waktu yang sama siswa kelas XII sedang melaksanakan Penilaian Sumatif AkhirJenjang (PSAJ).

Siswa kelas XI melaksanakan pesantren kilat  menimba ilmu atau tholabul 'ilmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba'ul Hikmah Desa Nambangan Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo, selama 4 hari 3 malam.

Guru Smanlas, Arty S Isworo SPd melalui siaran pers ke redaksi koranbernas.id, Rabu (27/3/2024), mengatakan siswa kelas  X juga melaksanakan pesantren kilat di masjid-masjid wilayah Kecamatan  Butuh  pukul 08:00-14:30 tanpa  menginap.

“Jadi yang kelas XI siswa menginap langsung dan merasakan kehidupan di pesantren, kalau yang kelas X mereka tidak menginap,” kata Arty.

Siswa dan siswi Smanlas Purworejo mengikuti pesantren kilat di Ponpes Mamba'ul Hikmah Desa Nambangan Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo. (istimewa)

Kepala SMA Negeri 11 Purworejo, Sukami SPd, mengatakan kegiatan ini dimaksudkan agar para siswa mendapatkan pengalaman baru, belajar bersosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan baru.

Dan yang paling utama adalah belajar ilmu ke Tauhid-an, fikih, membaca Al Quran dan ilmu agama lain lebih mendalam. Agar mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi mereka kelak.

“Mengapa dilaksanakan di luar sekolah? Ini adalah sebuah terobosan belajar yang menyegarkan, supaya siswa-siswi tidak jenuh karena selama ini berkegiatan di sekolah dan agar lebih memaknai kehidupan. Mereka tidak diperbolehkan membawa gadget ataupun laptop dengan tujuan agar lebih fokus menjalankan ibadah,” katanya.

Dengan restu dari orang tua, kepala sekolah, guru-guru yang bersinergi dengan pimpinan pondok dan para ustadz/stadzah dan tentu saja tekad kuat dari anak-anak untuk belajar,  diharapkan kegiatan ini berjalan lancar hingga usai.

Pimpinan Ponpes KH Nur Muhammad Arifin mengatakan pada  bulan suci penuh berkah dan ampunan, maka banyak pahala yang bisa didapatkan. Termasuk para siswa berkumpul di pondok pesantren untuk menimba ilmu. (*)