setelah-vaksinasi-anak-binda-diy-siap-berikan-vaksin-boosterBINDA DIY ketika melakukan vaksinasi anak, Selasa (11/1/2022) siang, di Piyungan. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Setelah Vaksinasi Anak, BINDA DIY Siap Berikan Vaksin Booster

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Badan Intelijen Nasional Daerah (BINDA) DIY menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Balai Kalurahan Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (11/1/2022). Bekerjasama dengan Puskesmas Piyungan dan Dinas Kesehatan Bantul, kegiatan menyasar sekitar 1.000 anak. Kegiatan akan dilanjutkan pada Rabu (12/1/2022) di tempat yang sama dengan sasaran 700 anak.


Pelaksanaan vaksinasi ini berjalan lancar dan menerapkan protokol kesehatan. Anak yang didampingi orang tuanya terlihat mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir ataupun memakai hand sanitizer, diukur suhu tubuhnya, mengenakan masker dan saat antre mereka duduknya diberi jarak aman.


Dalam vaksinasi terlihat beberapa anak ketakutan bahkan menangis, namun ketika usai disuntik mereka terlihat tenang. “Tidak sakit,” kata Umar (9 tahun) salah satu siswa SD usai divaksin.

Kepala Puskesmas Piyungan, dr Seta Nurhayati Mularum mengatakan anak-anak menangis biasanya karena takut. “Bahkan ada juga yang ditensi kemudian tinggi. Namun kemudian kita minta untuk menunggu dan saat sudah lebih tenang, kita tensi ulang dan bisa mengikuti
vaksinasi,” ujarnya.


Menurut dokter Seta, dari 1.000 anak yang mengikiuti vaksinasi hampir semua bisa tersuntik. Kalaupun ada yang gagal karena yang bersangkutan batuk pilek.

“Batuk pilek ini kita lihat juga, karena alergi atau karena sebab yang lain. Ketika memungkinkan dan memenuhi syarat divaksin, maka kita vaksin,” katanya.

Sedangkan bagi yang menderita penyakit tertentu, harus konsultasi ke dokter spesialis guna
mengetahui apakah boleh divaksin atau tidak. Begitupun jika menderita autoimun.

“Atau juga karena kondisi khusus yang harus divaksin di RS maka penyuntikan di RS. Kalau untuk tingkat tunda vaksin (gagal suntik,red) pada anak lebih sedikit dibanding orang dewasa,” tambah dokter Seta.

Dan bagi yang tidak bisa vaksin saat ini, nantinya akan dilakukan sweeping bersama dengan anak lain yang juga belum divaksin. Untuk Kapanewon Piyungan total jumlah sasaran lebih dari 5.000 anak dari 27 SD/MI dan ditambah TK.

“Kita harapanya minggu ini selesai. Kita vaksin mulai tanggal 9 atau hari Minggu lalu hingga Sabtu mendatang, kecuali hari Jumat,” ungkap dia. Dan sejauh ini belum ada keluhan terkait Kejadian Ikutan Paska Imunisasi atau KIPI. Kalupun ada yang ‘nggregesi’ atau badan sedikit panas boleh diberikan parasetamol.

Sementara Saiful, penanggung jawab program vaksinasi BINDA wilayah Bantul mengatakan jika vaksin bagi anak akan terus digelar. Selain itu, BINDA DIY juga siap menggelar vaksin booster.

Vaksin booster adalah dosis vaksin tambahan yang bisa memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit, karena efek dari beberapa vaksin yang dapat menurun seiring waktu.

“Kalau untuk vaksin booster akan menggunakan apa, tentunya kami akan menunggu keputusan dari pemerintah,” katanya.

Saat ini yang dilakukan BINDA DIY adalah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan. (*)
 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini