Separuh Jalan Hilang, Tanah Longsor Sebabkan Akses Warga Desa Karangbolong Terganggu
Longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter, lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Separuh badan jalan hilang, sehingga akses kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan kehati-hatian tinggi
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN--Tanah longsor terjadi di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kebume Kamis (26/3/2026) malam, mengakibatkan jalan desa amblas beberapa meter. Longsor dipicu hujan deras yang terus mengguyur. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian badan jalan desa ambles dan tak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan turun sejak sore hari.
“Curah hujan tinggi menyebabkan struktur tanah tidak kuat menahan beban, sehingga terjadi longsor,” kata Putu, Jumat (27/3/2026)
Dari hasil pendataan yang dilakukan Polsek Buayan, longsor menggerus jalan desa sepanjang kurang lebih 8 meter, lebar 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Separuh badan jalan hilang, sehingga akses kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan kehati-hatian tinggi.
Dua warga setempat, Marimin dan Watini, menyebut hujan turun cukup deras dan berlangsung lama sebelum longsor terjadi. Setelah kejadian itu, polisi bersama perangkat desa dan warga langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polsek Buayan memasang garis polisi di area terdampak guna mencegah kecelakaan, serta melakukan pendataan kerusakan dan keterangan saksi.
“Langkah ini dilakukan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada korban kecelakaan pasca longsor,” kata Putu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp 7 juta. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Pemerintah desa bersama pihak terkait direncanakan akan melakukan penanganan lanjutan agar akses jalan kembali normal. (*)
---
