Sekretariat DPRD DIY Memperkuat Transparansi Lewat Zona Integritas WBK

Yudi Ismono yang juga Ketua Umum Perpaksinas periode 2023-2026 itu menyatakan integritas adalah faktor utama keberhasilan kinerja pemerintahan.

Sekretariat DPRD DIY Memperkuat Transparansi Lewat Zona Integritas WBK
Pencanangan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Sekretariat DPRD DIY, Senin (10/3/2025). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Sekretariat DPRD DIY resmi mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Senin (10/3/2025).
Kegiatan itu ditandai pembacaan dan penandatanganan Komitmen Integritas oleh seluruh pegawai Sekretariat DPRD DIY, dipimpin langsung Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono S Sos M Acc.

Pencanangan WBK merupakan langkah strategis dalam membangun birokrasi yang transparan, profesional dan berintegritas.

Yudi Ismono yang juga Ketua Umum Perkumpulan Penyuluh Antikorupsi Nasional (Perpaksinas) periode 2023-2026 menyatakan integritas adalah faktor utama dalam keberhasilan kinerja pemerintahan.

“Integritas merupakan gambaran diri seseorang dalam organisasi, yang tercermin dari perilaku dan tindakan sehari-hari. Kurangnya integritas menjadi penyebab utama praktik korupsi,” ujarnya.

Penandatanganan komitmen integritas pegawai Sekretariat DPRD DIY. (istimewa)

Sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik korupsi, lanjut dia, Sekretariat DPRD DIY terus melakukan berbagai langkah pembenahan.

Upaya tersebut meliputi reformasi sistem administrasi, penataan tata laksana, penguatan sistem manajemen SDM, peningkatan pengawasan, serta penguatan akuntabilitas kinerja dan pelayanan publik. Selain itu, partisipasi masyarakat juga didorong untuk turut mengawal transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

Menurut Yudi Ismono keberhasilan implementasi zona integritas bergantung pada komitmen bersama. “Jika komitmen ini dijalankan secara konsisten, menciptakan institusi yang bersih dan melayani bukan hanya sekadar cita-cita, tetapi sebuah keniscayaan,” tambahnya.

Dia berharap seluruh elemen internal maupun eksternal bersinergi mendukung terciptanya birokrasi yang bebas dari korupsi serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (*)