Sabtu, 08 Mei 2021,


saat-pandemi-arny-memilih-jemput-bola-untuk-jaring-aspirasiAnggota Komisi C DPRD Bantul, Hj Arny Tyas Palupi ST melakukan jemput bola guna menyerap aspirasi masyarakat. (istimewa)


Sariyati Wijaya
Saat Pandemi, Arny Memilih Jemput Bola untuk Jaring Aspirasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Situasi pandemi Covid-19 membuat banyak hal harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Termasuk kegiatan reses anggota DPRD Bantul, dimana jumlah peserta yang hadir dibatasi.


“Kondisi ini tentu kurang maksimal untuk saya bisa menjaring aspirasi dari masyarakat. Untuk itulah saya rajin turun ke bawah atau turba, guna mendengar keluh kesah, keinginan dan harapan masyarakat,” kata Hj Arny Tyas Palupi ST, anggota komisi C DPRD Bantul, kepada koranbernas.id di kantornya, Selasa (23/2/2021).

  • Dirikan Tenda Terkumpul Rp 26 Juta
  • Mendadak Petugas BNN Datangi Kejari Bantul

  • Politisi Golkar ini memilih opsi jemput bola, berkeliling menemui masyarakat dari wilayah satu ke wilayah lain. Selain bisa bertemu  masyarakat dan menyerap aspirasi, Arny juga bisa melihat secara langsung kondisi wilayah yang dikunjungi.

    Salah satunya, Arny mengunjungi pedukuhan Cungkuk, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Bantul. Di wilayah yang  berbatasan dengan Kota Jogja itu, Arny menilai meskipun dekat dengan kota tapi wilayahnya  tergolong tidak rapi dan jarang tersentuh program Pemda Bantul.

  • Seperti Pemilu Sesungguhnya, Siswa Celupkan Jari ke Tinta Ungu
  • Pulang dari Angkringan, Krisna Terluka

  • “Banyak hal yang menjadi pemicunya. Bisa jadi  sosialisasi program-program pembangunan kurang tersampaikan sampai  wilayah-wilayah seperti ini,” katanya.


    Selain itu, dari hasil  dialog dengan warga setempat, juga ada kendala lain yang muncul. Misalnya pengembang perumahan yang kurang  memikirkan dampak lingkungan. Sehingga saat hujan deras sering terjadi genangan karena tidak ada drainase atau serapan yang mencukupi.


    “Semua aspirasi ini menjadi catatan kami untuk dibawa dalam rapat dan menjadi pokok pikiran dalam program pembangunan ke depan,” katanya.

    Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul, Paidi SIP, mengatakan anggota dewan dari partai Golkar harus senantiasa dekat dengan masyarakat. Menyerap aspirasi dan memperjuangkanya.

    “Kami saat ini juga telah melaksanakan fit and propper test bagi 17  ketua PK Partai Golkar se Bantul yang menyasar generasi muda, yakni maksimal 40 tahun. Harapnya regenerasi berjalan dan perjuangan Partai Golkar bagi rakyat terus kami lakukan, termasuk nantinya bagi generasi penerus di partai kami,” katanya. (*)



    SHARE


    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini