RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo Dukung Program Eliminasi Malaria

Tiga tahun terakhir, rumah sakit ini dinilai berhasil melaksanakan tata laksana kasus malaria berat.

RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo Dukung Program Eliminasi Malaria
Tim asesor eliminasi malaria dan manajemen RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- RSUD dr Tjitrowardojo Kabupaten Purworejo turut berperan aktif mendukung kegiatan uji petik eliminasi malaria yang dilaksanakan oleh asesor dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Purworejo bebas penularan malaria.

Kegiatan yang digelar Jumat (17/4/2026) itu merupakan salah satu tahapan penting dalam proses verifikasi eliminasi malaria, guna memastikan seluruh indikator program pengendalian malaria telah terpenuhi secara optimal, baik dari aspek surveilans, diagnosis, tata laksana kasus hingga sistem pelaporan.

Tim asesor eliminasi malaria yang hadir dalam kegiatan ini terdiri Komisi Ahli Malaria, dr Ferdinan J Laihad MPHM dan dr Rosalia Reni Arsanti MPH. Dari Kementerian Kesehatan RI hadir Riska Tiara Puspa Dewi SKM dan Dimas Prayoga SKM, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah diwakili Tri Dewi Kristini SKM M Kes (Epid) dan Balkesmas Wilayah Magelang diwakili Wahyuni SKM.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Purworejo yaitu dr Budi Susanti M Sc beserta staf.

Diagnosis akurat

RSUD dr Tjitrowardojo menunjukkan komitmennya mendukung program eliminasi malaria melalui pelayanan diagnosis yang akurat, penatalaksanaan pasien sesuai standar, serta pelaporan yang terintegrasi dengan sistem surveilans kesehatan.

Komisi Ahli Malaria Kementerian Kesehatan RI juga memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD dr Tjitrowardojo. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, rumah sakit ini dinilai berhasil melaksanakan tata laksana kasus malaria berat yang merupakan kasus impor, termasuk kasus rujukan dari kabupaten lain dengan hasil yang optimal.

Capaian tersebut ditandai dengan tidak adanya kematian akibat malaria selama periode itu, yang mencerminkan kualitas pelayanan klinis serta kesiapsiagaan tim dalam menangani kasus secara komprehensif dan sesuai standar.

Direktur RSUD dr Tjitrowardojo dr Tolkha Amaruddin Sp THT M Kes menyampaikan keterlibatan rumah sakit dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi pelayanan kesehatan dalam mendukung program nasional.

Segera terwujud

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta berkontribusi aktif dalam upaya eliminasi malaria, sehingga target Purworejo bebas penularan malaria dapat segera terwujud,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah daerah, serta dukungan dari Kementerian Kesehatan diharapkan status eliminasi malaria tercapai secara berkelanjutan. (*)