Roya di Kantor Pertanahan Sleman Hanya Lima Menit

Membuktikan tidak semua layanan di BPN Sleman itu lama, ternyata ada layanan yang bisa cepat dalam hitungan menit.

Roya di Kantor Pertanahan Sleman Hanya Lima Menit
Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Kantor Pertanahan Sleman Imam Nawawi, dan Kepala Kantor Wilayah BPN DIY Dony Erwan Brilianto meluncurkan Layanan Peralihan Hak Atas Tanah Elektronik di Kantor Pertanahan Sleman, Jumat (15/8/2025). (nila hastuti/koranbernas.id)  

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman resmi meluncurkan Layanan Peralihan Hak Atas Tanah Elektronik. Launching Layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik yang merupakan inovasi Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman itu dilakukan di Aula Kantor Pertanahan Sleman, Jumat (15/8/2025).

Peluncuran inovasi ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Kantor Pertanahan Sleman Imam Nawawi serta Kepala Kantor Wilayah BPN DIY, Dony Erwan Brilianto.

Imam Nawawi menjelaskan dengan diluncurkannya Layanan Peralihan Hak Atas Tanah Elektronik ini maka pendaftaran berkas peralihan hak seperti jual beli, hibah, warisan, tukar menukar, Lelang maupun pembagian hak bersama, pihak penerima kuasa/PPAT tidak perlu ke Kantor Pertanahan.

"Untuk melakukan pendaftaran, dapat dilakukan secara mandiri melalui Aplikasi Mitra, serta menjadwalkan antrean secara online melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Dengan sistem antrean online melalui Aplikasi Sentuh Tanahku ini pula, dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan pembukuan antrean secara online," kata Imam.

Melalui aplikasi

Menurut dia, melalui aplikasi Sentuh Tanahku ini pula masyarakat dapat menjadwalkan antrean untuk pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan. Selain itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman juga melakukan launching Inovasi Layanan Roya Lima Menit (RojaIi).

"Rojali adalah inovasi layanan elektronik berupa Penghapusan Hak Tanggungan dari SOP tiga Hari menjadi 5 menit dengan tujuan mempermudah, mempercepat layanan terutama untuk pemohon langsung tanpa kuasa, sertifikat sudah elektronik dan SPS sudah terbayar," jelas Imam.

Hal ini, lanjut Imam, membuktikan tidak semua layanan di BPN Sleman itu lama tapi ternyata ada layanan yang bisa cepat dalam hitungan menit.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik adanya inovasi yang diluncurkan Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman. Pengembangan pelayanan yang dilakukan Kantor Pertanahan selaras dengan semangat Pemkab yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Transformasi digital

"Tentu Pemkab Sleman mendukung adanya transformasi digital dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Ini selaras dengan upaya kami di Pemkab Sleman yang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk masyarakat," kata Harda.

Pada kesempatan tersebut Harda mendorong sinergi yang baik antara Pemkab Sleman dengan Kantor Pertanahan Sleman agar dapat berjalan beriringan dengan tujuan yang sama sehingga, manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, Harda juga meminta masyarakat tidak ragu memberikan masukan kepada Pemkab Sleman terkait kinerja dan pelayanannya, agar menjadi evaluasi dalam meningkatkan kinerja dan layanan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kanwil BPN DIY Dony Erwan Brilianto menambahkan, Rojali mengubah proses layanan dari manual ke elektronik. "Mengurangi layanan tatap muka, yang biasanya ada tambahan syarat tertentu," kata Dony.

Lebih berkualitas

Rojali adalah inovasi layanan dari BPN Sleman yang memungkinkan proses roya selesai dalam waktu hanya lima menit. Roya adalah penghapusan hak tanggungan pada sertifikat tanah.

Dony juga menyampaikan, dengan peralihan elektronik ini diharapkan pelayanan lebih berkualitas dan waktunya lebih pendek dibanding SOP, serta lebih aman.

“Itu pendorong agar Sleman lebih bagus. Apalagi, Sleman ini jadi barometer karena layanannya termasuk paling banyak di Indonesia bahkan 20 besar. Untuk wilayah DIY rata-rata 43 persen layanan pertanahan ada di Kabupaten Sleman,” katanya. (*)