PGRI Purworejo Bagikan 200 Paket Sembako untuk Tukang Becak

PGRI Purworejo Bagikan 200 Paket Sembako untuk Tukang Becak

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Purworejo membagikan 200 paket sembako kepada tukang becak di beberapa pangkalan di Purworejo. Pada acara ini Ketua PGRI Purworejo, Irianto Gunawan, beserta jajarannya dibantu empat orang tukang becak sebagai koordinator.

Dari kantor PGRI Purworejo yang terletak di jalan Jendral Sarwo Edi Wibowo, Sindurjan Purworejo, rute pertama menuju Pasar Pagi Suronegaran. Sesampainya di lokasi, ternyata tukang becak sudah sepi, karena biasanya mangkal dari subuh hinggal pukul 07.00 WIB. Maka, ketika rombongan tiba di lokasi, sebagian tukang becak sudah pulang.

 

Dari 30-an kupon yang sudah dibagikan, hanya 8 orang saja yang bisa menerimanya, sehingga 24 kupon tersisa dibawa kembali oleh Ketua PGRI Purworejo.

Dari pasar pagi Suronegaran, rombongan melanjutkan perjalanan ke titik pangkalan Tegalsari, pangkalan Plaza Purworejo dan pangkalan pos tugu Purworejo. Di ketiga wilayah tersebut, 80 persen tukang becak yang sudah memiliki kupon bisa mendapatkan paket sembako dan masker berlogo PGRI Purworejo.

Selanjutnya rombongan bergerak ke pasar Baledono. Di pasar tersebut rombongan penerima telah bersiap, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk membagikan paket sembako dan masker. Namun, di sela-sela pembagian paket sembako di pasar Baledono, para tukang parkir dan buruh gendong menghendaki dapat bantuan sembako. Namun, bantuan sembako tersebut dikhususkan untuk para tukang becak yang selama pandemi virus Corona menurun penghasilannya.

Menurut Irianto Gunawan, pihaknya secara simbolis telah memberikan paket sembako kepada ketua paguyuban tukang becak pangkalan dan beberapa masyarakat kurang mampu, Kamis (9/4/2020). "Hari ini, kami turun langsung memberikan 200 paket sembako dan masker kepada tukang becak di beberapa pangkalan Purworejo," kata Gunawan, kepada koranbernas.id, Sabtu (11/4/2020).

Gunawan mengaku sudah mendata tukang becak sebagai penerima bantuan. "Yang tidak berada di pangkalan tidak kami beri. Kami tidak mau menitipkan. Biar besuk Selasa (14/4/2020) kami akan turun lagi ke pangkalan untuk memberikan sembako bagi yang belum menerima di Purworejo," katanya.

Ia juga menerangkan, pihaknya akan memberikan paket sembako kepada tukang becak di wilayah Kutoarjo pada Selasa (14/4/2020) mendatang. Pihaknya juga akan memberikan bantuan vitamin dan masker kepada masyarakat. Sasaran berikutnya bukan tukang becak lagi, agar bantuan dari PGRI bisa merata ke masyarakat

"Semoga dengan cara ini kita bisa bersatu, saling membantu dan Purworejo bisa terbebas dari virus Corona," harap Gunawan.

Koordinator tukang becak di sekitar Plaza Purworejo, Solikin (57), bertugas mengkoordinir teman-tamannya yang berada di pangkalan Tegalsari dan Plaza dan pos tugu Purworejo. "Ada beberapa tukang becak yang berhalangan hadir karena harus takziah (melayat)," papar Solikin.

Setelah Solikin mendapat informasi bahwa yang belum menerima pada pembagian pertama, masih bisa menerima di pembagian berikitnya, ia mengaku lega. "Saya lega, kalau yang berhalangan hari ini masih mendapat kesempatan pada pembagian sembako berikutnya," papar warga Brengkelan Purworejo ini.

Saring (65), tukang becak yang biasa mangkal di area Pantok (patung WR Soepratman), menuturkan sebelum terjadinya pandemi Covid-19 hasil rupiah dari menarik becak mampu mencukupi kebutuhan keluarga. "Namun, sekarang ini saya sulit mendapat penghasilan yang cukup untuk kebutuhan keluarga," papar warga Cangkrep Kidul Purworejo ini.
Saring mengaku, bantuan sembako tersebut sangat membantu keluarganya. (eru)