Selasa, 15 Jun 2021,


pandemi-kapanewon-cangkringan-justru-lunasi-pbb-lebih-awalKepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta menjelaskan realisasi PBB 2021, Selasa (8/6/2021).(nila hastuti/koranbernas.id)


Nila Hastuti
Pandemi, Kapanewon Cangkringan Justru Lunasi PBB Lebih Awal

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Cangkringan menjadi kapanewon pertama di Kabupaten Sleman yang mampu melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB P2).


Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Haris Sutarta mengatakan, pada tahun lalu pokok ketetapan PBB P2 sebesar Rp 81,7 miliar dengan SPPT PBB P2 sebanyak 635.641 lembar. Dari ketetapan tersebut, Pemkab Sleman berhasil merealisasikan sebesar 74,87 persen dari pokok ketetapan akhir.


“Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PBB P2, Pemkab Sleman terus berupaya menyempurnakan mekanisme pelayanan publik. Salah satu upaya yang dilakukan, adalah melalui percepatan penerbitan dan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PBB P2 pada hari pertama 2021,” kata Haris, Selasa (8/6/2021).

Adapun pokok ketetapan PBB P2 untuk tahun 2021 ini, menurut Haris sejumlah 641.043 lembar SPPT dengan nominal ketetapan sejumlah Rp 87,6 miliar. “Ketetapan PBB P2 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemkab tidak menaikkan NJOP secara massal. Terkecuali sejumlah objek pajak khusus yang bernilai komersial tinggi,” tutur Haris.


Berdasarkan data yang diperoleh dari BKAD Sleman, realisasi PBB P2 untuk wilayah Cangkringan di lima Kalurahan mencapai 100 persen. Rinciannya, untuk Kalurahan Argomulyo dari jumlah tagihan SPPT PBB P2 sebanyak 6.998 lembar tercapai Rp125,1 juta (100 persen) dan Glagaharjo dari jumlah tagihan SPPT PBB P2 sebanyak 2.381 lembar tercapai Rp68,4 juta (100 persen).


Sementara Kalurahan Kepuharjo dari jumlah tagihan SPPT PBB P2 sebanyak 2.134 lembar tercapai Rp162,8 juta (100 persen), Umbulharjo dari jumlah tagihan SPPT PBB P2 sebanyak 3.043 lembar tercapai Rp77,8 juta (100 persen) dan Wukirsari dari jumlah tagihan SPPT PBB P2 sebanyak 9.476 lembar tercapai Rp159,1 juta (100 persen). Total dari lima kalurahan tersebut PBB P2 yang terhimpun sebanyak Rp 593,2 juta.


Panewu Cangkringan, Suparmono mengatakan, realisasi pelunasan PBB P2 pada Mei tahun 2021 ini menjadi sejarah baru bagi Cangkringan.

“Dalam empat tahun terakhir, biasanya PBB P2 di Cangkringan lunas 100 persen pada September. Tapi tahun ini seluruh warga Cangkringan mampu melunasi PBB P2 pada Mei lalu. Ini sejarah baru,” kata Suparmono. (*)

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini