Senin, 27 Sep 2021,


ombak-laut-selatan-ngamuk-bangunan-pinggir-pantai-hancurWarga sekitar pantai selatan Gunungkidul mengamankan barang yang ada di pinggir pantai untuk menghindarkan amukan gelombang tinggi, Jumat (30/7/2021). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Ombak Laut Selatan Ngamuk, Bangunan Pinggir Pantai Hancur

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Ombak kawasan pantai selatan mendadak ngamuk. Akibatnya, beberapa bangunan, utamanya warung yang ada di pinggir pantai Gunungkidul, hancur.


Meskipun dalam peristiwa yang terjadi Jumat (30/7/2021) siang ini tidak ada korban jiwa, namun warga sekitar pantai menderita kerugian puluhan jutaan rupiah. Sebagaimana dikatakan Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, kerusakan parah terjadi di Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo.

  • Sudah Lima Dasawarsa, Roket Indonesia Tertinggal

  • "Hingga siang ini dilaporkan ada tiga bangunan warung yang rusak di Pantai Jungwok," kata Sunu Handoko.

    Menurut Sunu, tinggi gelombang yang menerjang mencapai sekitar 4 sampai 6 meter. Peristiwanya dilaporkan terjadi sejak pagi hingga siang ini. Meskipun hantaman ombak cukup besar, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selain karena aktivitas wisata sedang ditutup, warga sendiri sudah mengurangi aktivitas melaut.


    "Karena sejak kemarin nelayan sudah tidak ada yang yang berangkat melaut," katanya.

    Kerusakan juga dialami kawasan pantak wilayah II Gunungkidul. Sebagaimana diakui Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto, kerusakan terjadi di kawasan Pantai Drini.

    "Tercatat ada tiga bangunan warung warga mengalami kerusakan, khususnya pada lantai gazebo," katanya.

    Selain itu, ada juga bangunan warung yang lantai dan dindingnya jebol terhantam gelombang, bahkan ada yang terbawa arus ombak.

    Terpisah, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono, menambahkan peningkatan ketinggian gelombang laut selatan diperkirakan akan terjadi selama sepekan mendatang. Puncak ketinggian diperkirakan akan terjadi pada Minggu (1/8/2021) mendatang. (*)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini