Mobil Angkut BBM Terbakar, Tiga Penumpang Terluka

Kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Mobil Angkut BBM Terbakar, Tiga Penumpang Terluka
Mobil minibus yang terbakar di Kebumen. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN – Satu unit minibus yang sedang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbakar di Jalan Raya Nasional III, Desa Jabres Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen, Rabu (4/3/2026) malam. Tiga penumpangnya mengalami luka bakar.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 22:45. “Mobil melintas dari arah barat ke timur. Sesampainya di timur SPBU Klapagada Sruweng, kendaraan tiba-tiba mengeluarkan api,” katanya, Kamis (5/3/2026).

Sopir dan dua penumpang panik melompat dari kendaraan saat melihat api. Namun mesin mobil diduga masih dalam keadaan hidup sehingga kendaraan tetap berjalan tak terkendali ke arah timur. Mobil menabrak mobil lainnya yang terparkir di depan rumah warga sebelum akhirnya menghantam bangunan pabrik genteng.

"Benturan itu menyebabkan api membesar dan membakar sebagian pabrik," ujar Kapolres. Warga tempat segera melapor ke Polsek Sruweng, kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen. Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit kemudian.

Luka bakar

Tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka bakar. Sopir, Nurhidayat (27), warga Desa Padureso Kecamatan Padureso, mengalami luka bakar pada wajah dan sebagian besar tubuhnya. Dia dirawat di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Penumpang lainnya Jamil Nur Awaludin (19) mengalami luka bakar pada tangan kiri serta kedua kaki, Dedi Riyanto (27) warga Kabupaten Purworejo mengalami luka lecet pada kaki. Ketiganya dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga ke rumah sakit.

Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta, meliputi kerusakan total kendaraan Mitsubishi SS, kerusakan mobil Honda Accord serta sebagian bangunan pabrik genteng yang terbakar.

Sejumlah personel gabungan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kebumen, Polsek Sruweng, Satreskrim, Tim Inafis, Koramil Sruweng hingga petugas PLN dan Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan pengamanan.

Penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan. “Sumber api belum dapat dipastikan karena sopir dan penumpang masih dalam perawatan sehingga belum dapat dimintai keterangan secara mendalam,” ujar Kapolres. (*)