Kamis, 23 Sep 2021,


lowongan-untuk-doter-spesialis-di-kulonprogo-tak-ada-pelamarIlustrasi. (mistar.id)


Anung Marganto
Lowongan untuk Doter Spesialis di Kulonprogo Tak Ada Pelamar

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Hingga hari terakhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (26/7/2021) pukul 23.59 WIB, formasi untuk dokter spesialis mata dan spesialis radiologi tida ada pelamar.


"Dokter spesialis mata dan spesialis radiologi merupakan formasi CPNS yang masih kosong dari pelamar," kata Trusta Hendraswara, Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo, melalui telepon, Selasa (27/7/2021) petang.


Trusta menyatakan heran kenapa formasi untuk dokter spesialis di Kulonprogo sepi peminat. Tahun-tahun yang lalu juga terjadi. Salah satunya karena kuota formasi yang terbatas atau calon pelamar telah mendaftar ke daerah lain.

"Untuk dokter spesialis mungkin sangat terbatas dan mungkin sudah mendaftar di daerah lain," katanya.


Trusta menerangkan, jumlah pelamar saat ini telah mencapai 3.061 orang. Namun dari jumlah tersebut belum semuanya merampungkan proses pendaftaran.

Ia merinci, jumlah pelamar untuk CPNS pada hari terakhir  sebanyak 2.551 orang dan yang submit ada 2.397 pelamar. Kemudian PPPK non-guru ada 510 pelamar dan yang sudah submit 483 pelamar. Sedangkan PPPK guru ada 1.049 pelamar dan yang submit ada 1.029 pelamar.

Pengumuman hasil seleksi administrasi akan dimulai 2-3 Agustus 2021. Selanjutnya masa sanggah mulai 4-6 Agustus 2021, jawab sanggah mulai 4-13 Agustus 2021 dan pengumuman pasca sanggah 15 Agustus 2021.

Sementara untuk tahapan pelaksanaan seleksi selanjutnya, yakni seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS, PPPK non guru dan PPPK guru, akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait dengan pandemi Covid-19.

Formasi yang tersedia di Pemkab Kulonprogo sejumlah 775 kursi. Rinciannya 383 formasi PPPK guru, 263 formasi PPPK non guru (nakes), 95 formasi CPNS tenaga teknis dan 34 formasi CPNS nakes.

Dihubungi secara terpisah, Selasa (27/7/2021), Ketua Komisi I DPRD Kulonprogo, Drs Suharto, yang juga Ketua DPD Golkar Kulonprogo sangat berharap dalam pengisian Formasi CPNS maupun PPPK secara transpran dan akuntabel.

“Dengan sistem teknologi informasi yang dikelola dengan baik oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), baik seleksi kompetensi dasar maupun seleksi kompetensi bidang yang sangat transpran dan akuntabel, diharapkan menjadikan calon ASN yang profesional,” katanya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini