Lebih dari Sekadar Liburan, TWC Siapkan Pesta Budaya Untuk Pengunjung

Direktur Utama PT TWC, Febrina Intan, menekankan bahwa perayaan Lebaran di Candi ini bukan hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi lokal

Lebih dari Sekadar Liburan, TWC Siapkan Pesta Budaya Untuk Pengunjung
Penjelasan terkait agenda wisata dan budaya di destinasi yang dikelola PT TWC. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Bersiaplah untuk merayakan Lebaran 2025 dengan cara istimewa. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, bersama segenap unit usahanya, telah menyiapkan kejutan istimewa di berbagai destinasi wisata, menyambut prediksi lonjakan wisatawan yang signifikan. Jawa Tengah dan Yogyakarta diperkirakan akan menjadi magnet utama, dengan Yogyakarta diproyeksikan menarik hingga 9,4 juta wisatawan.

Mengantisipasi antusiasme masyarakat, InJourney telah bergerak cepat dengan berbagai persiapan, mulai dari penambahan personel di 37 bandara yang beroperasi 24 jam, penawaran harga tiket pesawat yang lebih bersahabat, hingga pembenahan fasilitas bandara. 

Namun, sorotan utama tertuju pada Taman Wisata Candi (TWC), yang siap menyuguhkan pengalaman Lebaran yang kaya akan budaya dan kebersamaan.

Mengangkat tema Lebaran di Candi Kembali Fitri Sepenuh Hati, TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko akan bertransformasi menjadi panggung perayaan yang meriah dari tanggal 1 hingga 6 April 2025.

Lebih dari sekadar menikmati kemegahan warisan dunia, pengunjung akan diajak menyelami kekayaan budaya lokal melalui beragam atraksi menarik yang melibatkan komunitas dan UMKM sekitar.

Direktur Utama PT TWC, Febrina Intan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sederat aktivitas yang akan menemani para pemudik khususnya dan masyarakat umum, untuk melewatkan liburan Idul Fitri 2025.

Agenda di Candi Prambanan :

- Pasar Medang Berkolaborasi dengan Jumbo: Pengalaman unik berinteraksi dengan karakter animasi populer Indonesia, Jumbo, di Kampung Bocah Pasar Medang. Kolaborasi ini merupakan sinergi apik antara Kementerian Ekonomi Kreatif, InJourney, dan Visinema.

- Bhuvana Java: Rasakan sensasi membaca weton dan berbusana Jawa, abadikan momen dengan berfoto, atau belajar menulis aksara Jawa dari bahan daur ulang. Area permainan tradisional juga siap membangkitkan kenangan masa kecil.

- Loka Satwa: Berinteraksi langsung dan memberi makan hewan-hewan peliharaan yang lucu.

- Sasana Karya: Nikmati alunan musik dan gerakan gemulai penari dalam parade tari Ramayana Prambanan Ballet.

Agenda Tradisi di Ratu Boko:

- Kembali ke masa lalu dengan aneka permainan tradisional seperti enggrang dan gangsing.

- Terhanyut dalam alunan musik Srandul dan Gejog Lesung yang dimainkan oleh seniman lokal.

Semarak Budaya di Borobudur:

- Panggung Rakyat Borobudur: Saksikan kemeriahan kampung dolanan dan pertunjukan seni tradisional seperti tari Soreng, Dayakan, dan jathilan.

- Kampung Seni Borobudur: Belajar langsung membuat kerajinan gerabah dan menganyam dari para pengrajin lokal.

Manjakan Lidah dan Nikmati Kenyamanan di The Manohara Hotel Yogyakarta:

- Dapatkan penawaran spesial Hampers Eid Mubarak “Rantangan Tradisi Manohara” dan Paket Halal Bihalal untuk pengalaman kuliner Lebaran yang tak terlupakan.

Direktur Utama PT TWC, Febrina Intan, menekankan bahwa perayaan Lebaran di Candi ini bukan hanya tentang pariwisata, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi lokal. Sebanyak 2500 UMKM lokal, 1500 seniman lokal, dan 900 tenaga kerja lokal akan turut berpartisipasi, menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyambut baik inisiatif ini, berharap sektor pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan UMKM lokal selama libur Lebaran.

Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, PT TWC telah menyiagakan 900 petugas operasional, bekerja sama dengan TNI, POLRI, dan petugas keamanan internal. Layanan kesehatan juga dipersiapkan dengan dukungan dari rumah sakit dan puskesmas terdekat. Langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem juga telah dilakukan dengan pemasangan penangkal petir dan pemeliharaan pepohonan. (*)