Ketua OSIS se-Kabupaten Bantul Dikukuhkan

Pemilihan Ketua OSIS serentak ini oleh KPU didesain mirip tahapan pemilihan kepala daerah.

Ketua OSIS se-Kabupaten Bantul Dikukuhkan
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengukuhkan Ketua OSIS hasil Pemilos serentak 2025. (sariyati wijaya/koranbernas.id)  

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengukuhkan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS se-Kabupaten Bantul, Kamis (25/9/2025) sore, di Pendopo Parasamya. Ini merupakan hasil Pemilos serentak 2025 yang diikuti 173 sekolah jenjang SMP, MTs, SMA, MA dan SMK. Pengukuhan ditandai pemakaian jaket OSIS ke perwakilan ketua dan wakil ketua dari setiap jenjang.

Selain wakil bupati hadir pula Wakil Ketua Komisi A DPRD Bantul Ani Widayani, Komisioner KPU DIY Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM, Sri Surani serta dari Kemenag Bantul dan Dinas Kominfo Bantul.

Selain itu, juga hadir Ketua KPU Kabupaten Bantul Joko Santosa dan jajaran komisioner yakni Imron Hidayatullah, Mestri Widodo, Wuri Rahmawati serta Arya Syailendra. Diserahkan penghargaan untuk Kepala Balai Dikmen Bantul, Ismunardi, serta perwakilan pihak-pihak yang mendukung Pemilos serentak 2 September 2025.

Joko Santosa mengatakan sekolah yang mengikuti Pemilos serentak sebanyak 173 dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) 67.240 siswa. Terdiri 72 SMP, 25 MTs, 30 SMA. 31 SMK dan15 MA dengan jumlah kandidat 495 siswa.

Simulasi otentik

"Pemilu seringkali dianggap sebagai proses yang sangat rumit dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan Pemilihan Ketua OSIS atau Pemilos  ini kita membuktikan demokrasi adalah sesuatu yang dapat dipelajari dan dipraktikkan secara langsung. Kegiatan ini bukan sekadar memilih pemimpin siswa melainkan simulasi otentik yang memperkenalkan seluruh tahapan pemilu," kata Joko Santosa.

"Jadi kegiatan pemilihan Ketua OSIS serentak ini oleh KPU didesain mirip tahapan pemilihan kepala daerah mulai dari perencanaan, pencalonan sampai pada pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi dan penetapan calon terpilih. Itu sama dengan tahapan pemilihan Kepala Daerah," lanjutnya.

Pemilos sebagai pembelajaran demokrasi ini telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Mengingat signifikansi kegiatan ini sebagai sarana pendidikan karakter dan politik bagi generasi muda, KPU Bantul berharap penyelenggaraan Pemilos serentak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah tetapi juga mendapat dukungan anggaran penuh dari pemerintah daerah.

Dukungan ini sangat krusial untuk memastikan Pemilos dapat dilaksanakan secara optimal, profesional dan memberikan pengalaman yang berharga bagi seluruh siswa. "Kami sangat berharap kepada Bapak Wakil Bupati nanti ke depan perlu ada satu OPD yang menjadi leading sector berperan menjadi fasilitator,” katanya.

Ucapan selamat

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul Aris Suharyanta mengucapkan selamat kepada mereka yang terpilih menjadi ketua OSIS dan wakil ketua OSIS dari 173 sekolah.

"Kalian adalah para siswa yang telah mendapatkan kepercayaan dan kehormatan untuk mengemban tugas dan amanah para pemilih pada Pemilos 2025 yang pada tahun ini jumlah pemilih mencapai 6.240 siswa. Saya berharap kalian akan dapat menjalankan amanah tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya," katanya.

Salah seorang ketua OSIS yang dilantik, Novia Putri dari SMP 4 Banguntapan mengaku Pemilos menambah ilmu dan wawasan mereka dalam demokrasi. "Saat Pemilos kami mengikuti tahapan seperti pemilu. Termasuk ada penyampaian visi dan misi dari calon," katanya. Di sekolahnya ada dua kandidat. Dari 283 pemilih dia meraih 235 suara. (*)