Kepala SMPN 10 Purworejo Ingin Siswanya Berprestasi di Ajang Popda

Kita kembangkan dengan keterbatasan yang ada, agar bisa meraih prestasi.

Kepala SMPN 10 Purworejo Ingin Siswanya Berprestasi di Ajang Popda
Suasana SMPN 10 Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Kepala SMPN 10 Purworejo, Sutarto, menginginkan siswanya mampu meraih prestasi pada ajang Popda 2026. Menjabat sejak awal Maret 2026, Sutarto yang memperoleh tugas memimpin sekolah yang berlokasi di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo itu berupaya menggali potensi siswa.

Warga Desa Rejosari Kecamatan Grabag ini terus memompa semangat siswa supaya percaya diri meraih prestasi. "Saya menyiapkan persepsi dengan para guru, siswa memiliki potensi. Kita bisa membangkitkan semangat siswa untuk maju. Bagaimana anak bisa memiliki daya juang untuk menggali potensi agar bisa dikembangkan," ujarnya, Sabtu (11/4/2026), di kantornya.

Sutarto berencana pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 yang dibuka Selasa (14/4/2206) menyiapkan atlet cabang bola voli putra dan putri, sepak takraw, tinju dan atletik meliputi lari, lempar lembing dan tolak peluru.

"Saya kembangkan semangat siswa dan rasa bangga terhadap sekolah. Kita kembangkan dengan keterbatasan yang ada, agar bisa meraih prestasi," kata mantan Kepala SMPN 2 Purworejo itu.

Kepala SMPN 10 Purworejo, Sutarto. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Dia berupaya mengadakan parenting untuk pengurus terlebih dahulu sekitar 100 orang. Pihaknya akan mengajak berpikir bagaimana mengembangkan potensi anak.

Untuk persiapan Popda, sekolah memilih anak-anak yang memiliki potensi. Pelatih didatangkan dari luar, selain itu juga dengan latih tanding seperti pertandingan dengan Persit untuk voli dan futsal latih tanding dengan siswa SMKN 6 di Wareng Kecamatan Butuh.

"Untuk mengikuti Popda dibutuhkan biaya lebih besar daripada sekolah di kota, untuk biaya transportasi sampai di lokasi pertandingan dan konsumsi. Hal tersebut harus dipikirkan bersama. Peran orang tua diperlukan untuk mendukung keberhasilan siswa meraih prestasi," kata Tarto yang akan pensiun 20 bulan lagi.

Sutarto berharap SMPN 10 punya satu cabang yang mampu meraih emas. Selanjutnya bisa mengembangkan prestasi lainnya seperti dari seni dan budaya. (*)