Kapolres Pimpin Panen Raya di Bulak Nglatek Lendah, Dukung Kedaulatan Pangan
Polres Kulonprogo bersinergi dengan masyarakat mengolah lahan tidak produktif untuk mewujudkan kedaulatan pangan
KORANBERNAS.ID, KULONPROGO--Guna mendukung kedaulatan pangan, Polres Kulonprogo bersinergi dengan masyarakat memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif. Hal ini sejalan dengan instruksi Kapolri bersama dengan warga setempat, memimpin kegiatan Panen Raya di Bulak Nglatek, Sidorejo, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, pada Rabu (4/9/2024).
Kapolres Kulonprogo AKBP Wilson Bugner F. Pasaribu, dalam sambutannya menjelaskan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menuju kedaulatan pangan di wilayah Galur.
“Daerah Galur diproyeksikan menjadi wilayah berdaulat pangan atau swasembada pangan. Bulak Nglatek ini sangat luas, mencapai 9,6 hektar, dengan hasil panen diperkirakan mencapai 6,27 ton per hektar,” jelasnya.
Wilson menambahkan, bahwa varietas padi yang ditanam meliputi Ciherang, Supadi, Inpan 32, dan IR 64, dengan proses tanam yang dilaksanakan dalam tiga tahap pada tanggal 10, 14, dan 19 Juni 2024. Perawatan dan pemeliharaan dilakukan oleh para petani setempat, termasuk pemupukan dua kali, pemberian herbisida untuk memberantas gulma, serta pengairan menggunakan pompa air karena irigasi yang kurang memadai.
Selain itu, penyemprotan insektisida juga dilakukan untuk mengatasi hama wereng yang mengancam tanaman.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan antara masyarakat dan kepolisian, sebagai bentuk investasi keamanan dan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa kepolisian bermitra dengan masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Ini adalah terobosan kreatif yang memanfaatkan lahan tidur agar produktif kembali. Kami berharap program ini berkelanjutan dan menjadi simbol kerjasama antara masyarakat dan kepolisian,” imbuhnya.
Lurah Banaran, Haryanta, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan pangan. Ia juga mengapresiasi kerja keras para petani serta dukungan dari Polres Kulonprogo yang telah berhasil memanfaatkan lahan kritis yang sebelumnya tidak produktif selama kurang lebih 15 tahun.
“Lahan tersebut kini menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat setempat,”pungkas Haryanta.
Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Wakapolres Kulonprogo, Kompol Martinus Griavinto Sakti, Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Samalugi, seluruh Kapolsek jajaran Polres Kulonprogo, Danramil Galur, Lettu Kav. Sujatar. Kemudian Kepala BPP Galur, Isman, beserta Pamong, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Banaran, serta Ketua Gapoktan Mugi Raharjo Banaran, Sarwoto, bersama anggota.
Wakapolres Kulonprogo, Kompol Martinus Griavinto Sakti saat memberikan sambutan Tasyakuran Wiwitan Padi di Galur pada Selasa (3/9/2024). (anung marganto/koranbernas.id)
Tradisi Wiwitan
Sebelumnya, Wakapolres Kulonprogo, Kompol Martinus Griavinto Sakti mengikuti tradisi Wiwitan yang merupakan bentuk syukur atas hasil panen dari lahan pertanian baru yang dibuka oleh Polres Kulonprogo bersama masyarakat. Acara tasyakuran wiwitan panen padi berlangsung di Bulak Latek, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, pada Selasa (3/9/2024).
Kompol Martinus Griavinto Sakti, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petani yang telah berhasil meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kesejahteraan bersama.
“Lahan pertanian baru ini adalah bukti nyata dari usaha bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian, yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.
Acara tasyakuran ini diakhiri dengan doa bersama, yang diharapkan membawa keberkahan dan kesuksesan bagi para petani dan seluruh masyarakat di wilayah tersebut. (*)