KAI Bandara YIA Layani 177.205 Penumpang Selama Masa Nataru

Pergerakan penumpang relatif seimbang antara arah kota dan bandara.

KAI Bandara YIA Layani 177.205 Penumpang Selama Masa Nataru
Penumpang KA Bandara di YIA saat libur Nataru. (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- PT Railink mencatat kinerja positif layanan Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara YIA) selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Bandara melayani total 177.205 penumpang.

"Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel sebagai penghubung utama dari dan menuju bandara," ungkap Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama PT Railink, Kamis (8/1/2026).

Angka tersebut berasal dari dua jenis layanan utama, yakni KA YIA Ekspres dan KA YIA PSO, yang secara konsisten melayani kebutuhan mobilitas masyarakat. Selama masa Nataru, KA YIA PSO melayani 110.500 penumpang, lebih banyak dibanding KA YIA Ekspres yang melayani 66.705 penumpang.

Perbedaan ini mencerminkan preferensi sebagian besar pengguna terhadap layanan bersubsidi yang tarifnya lebih terjangkau, khususnya pada masa liburan panjang yang identik dengan lonjakan perjalanan keluarga dan wisata.

Relatif seimbang

Jika ditinjau berdasarkan relasi perjalanan, pergerakan penumpang relatif seimbang antara arah kota dan bandara. Sebanyak 73.538 penumpang tercatat melakukan perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju YIA, sementara 71.405 penumpang melakukan perjalanan sebaliknya dari YIA menuju Stasiun Yogyakarta.

Tingginya mobilitas dua arah ini menunjukkan KA Bandara YIA tidak hanya dimanfaatkan untuk keberangkatan penumpang pesawat, tetapi juga menjadi pilihan utama bagi penumpang yang baru tiba di Yogyakarta untuk melanjutkan perjalanan ke pusat kota.

"Stasiun Yogyakarta tercatat sebagai stasiun keberangkatan terpadat selama masa Nataru, dengan total 87.225 penumpang berangkat dari stasiun tersebut," jelasnya.

Kondisi ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang memilih transportasi publik yang dinilai lebih aman, nyaman, bebas macet, serta memiliki kepastian waktu tempuh, terutama saat lalu lintas jalan raya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya cenderung padat selama libur akhir tahun.

Jarak bandara

Disebutkan, lonjakan penumpang ini sekaligus menegaskan peran strategis Kereta Api Bandara YIA dalam sistem transportasi DIY dan sekitarnya. Dengan jarak bandara yang relatif jauh dari pusat kota, kehadiran KA Bandara menjadi solusi penting menghubungkan simpul transportasi udara dengan pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, pendidikan, dan pemerintahan di Kota Yogyakarta.

PT Railink menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keandalan operasional dan kualitas pelayanan, khususnya pada periode dengan intensitas perjalanan tinggi seperti masa Nataru.

Kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia menjadi faktor kunci agar pelayanan tetap berjalan lancar, tepat waktu dan sesuai standar keselamatan yang ditetapkan. Ke depan, KAI Bandara juga berupaya terus meningkatkan layanan, baik dari sisi kenyamanan penumpang, integrasi dengan moda transportasi lain, maupun kemudahan akses informasi dan pemesanan tiket. 

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran transportasi nasional sekaligus untuk memberikan pengalaman perjalanan yang positif bagi seluruh pengguna jasa. "Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai jadwal perjalanan, tarif, maupun pemesanan tiket Kereta Api Bandara YIA dapat mengakses situs resmi PT Railink atau melalui kanal media sosial resmi perusahaan," ungkapnya. (*)