Jalan Masuk Pantai Ketawang Purworejo Berdebu, Licin Saat Hujan

Kepadatan pengunjung menimbulkan kemacetan bahkan banyak yang urung memasuki kawasan pantai dan memilih balik kanan alias pulang.

Jalan Masuk Pantai Ketawang Purworejo Berdebu, Licin Saat Hujan
Akses jalan kawasan Pantai Ketawang, belum beraspal dan berdebu tebal. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Kawasan Pantai Ketawang di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo Jawa Tengah sudah enam kali berturut-turut sebagai tempat penyelenggaraan Festival Layang-layang Nasional. Setiap event festival selalu sukses dibanjiri wisatawan dari Kabupaten Purworejo maupun dari luar.

Sayangnya, kesuksesan penyelenggaraan Festival Layang-layang masih kurang didukung infrastruktur. Jalan menuju kawasan wisata masih berupa tanah berpasir. Saat hujan tergenang air dan licin sedangkan pada musim kemarau berdebu yang bisa mengganggu kesehatan.

Seperti halnya saat event Festival Layang-layang 2025 pada 5 dan 6 Juli silam Pantai Ketawang dibanjiri pengunjung dengan pemandangan jalan berdebu.

Kepadatan pengunjung menimbulkan kemacetan bahkan banyak yang urung memasuki kawasan pantai dan memilih balik kanan alias pulang.

Suasana kepadatan parkir saat Festival Layang-layang 2025 di Pantai Ketawang Purworejo, terlihat jalan menjadi sempit dan berdebu. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Sumarti, Warga Kecamatan Banyuurip Purworejo mengeluhkan akses jalan menuju Pantai Ketawang belum beraspal dan macet.

"Saya setiap tahun selalu menonton festival layang-layang bersama keluarga. Sayang, jalan belum beraspal, dan pada penyelenggaraan lalu macet parah. Saya berharap pemerintah memberikan perhatian," kata ibu satu anak itu.

Keluhan senada datang dari warga lainnya, baik yang diungkapkan secara langsung kepada koranbernas.id maupun melalui sosial media.

Plt Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Purworejo, Erlangga Bangun Ibrahim, menyatakan benar situasi kawasan Pantai Ketawang saat Festival Layang-layang dibanjiri pengunjung. Kebetulan liburan sekolah sehingga pengunjung lebih besar dari pada event sebelumnya.

Plt Kepala Dinporapar Purworejo, Erlangga Bangun Ibrahim. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

"Saat Festival Layang-layang berlangsung hari pertama (5/7/2025) pengunjung berjumlah 6.000 berdasar tiket masuk, sedangkan hari kedua (6/7/2025) berdasar tiket masuk berjumlah 17.000 tiket,” jelasnya.

Pada siang sekitar pukul 14:00 jumlah pengunjung membludak sehingga dipersilakan masuk tanpa membayar tiket. “Pada hari kedua kami memprediksi jumlah pengunjung event Festival Layang-layang sekitar 20 ribu orang," jelasnya, Kamis (31/7/2025), di kantornya.

Dia mengatakan pada event Festival Layang-layang lalu pihaknya menyadari akan banyak kekurangan walaupun sudah mempersiapkan diri dengan baik.

"Ketawang merupakan desa besar, warga padat dan wilayah besar, kemarin belum bisa memungkinkan ke sana (pembangunan infrastruktur) kalau masih wilayah desa. Progres terakhir seperti yang disampaikan Wakil Bupati, kawasan Pantai Ketawang sudah diusulkan menjadi jalan kabupaten," ungkapnya didampingi Edy Nur Widyoko selaku Kabid Destinasi Pariwisata Dinporapar.

Lokasi khusus

Pihaknya berharap Dinas PUPR mendukung aksesibilitas fisik dan transportasi di kawasan Pantai Ketawang dan desa bisa mendukung.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Purworejo, Suranto, mengatakan Dinporapar agar mengusulkan jalan lokasi khusus (loksus) kawasan Pantai Ketawang.

Status jalan Desa di Kawasan Pantai Ketawang tidak bisa dialihkan dari jalan desa menjadi jalan kabupaten. “Tidak bisa karena status jalan kabupaten adanya koneksitas (menghubungkan) ke wilayah lain,” ujarnya.

Sebaiknya, lanjut dia, Dinporapar dan Dinas PUPR duduk bersama membuat pengusulan, yang akan dinaikkan ke Asisten 2 Sekda Purworejo bagian ekonomi pembangunan.

Kementerian

Fakta melegakan datang dari Camat Grabag, Eko Setio, yang mengaku pihaknya bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Ketawang sudah mengusulkan ke tingkat kementerian.

"Semoga tahun 2026 infrastruktur Kawasan Pantai Ketawang sudah dibangun, hal tersebut bisa membuat masyarakat senang," ujar Eko Setio saat menghadiri acara di wilayah Kecamatan Grabag. (*)