Minggu, 09 Mei 2021,


ibnu-azzulfa-dan-katarina-almanda-dinobatkan-sebagai-dimas-diajeng-sleman-2021Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama Dimas dan Diajeng Sleman 2021, Jumat (9/4/2021) malam. (istimewa)


Nila Hastuti
Ibnu Azzulfa dan Katarina Almanda Dinobatkan Sebagai Dimas Diajeng Sleman 2021

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menobatkan Ibnu Azzulfa dan Katarina Almanda sebagai Dimas Diajeng Kabupaten Sleman tahun 2021 di Ballroom Malika, Sleman City Hall, Jumat (9/4/2021) malam. Acara pemilihan Dimas dan Diajeng Sleman dilaksanakan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.


Penobatan Dimas Diajeng Sleman 2021 ditandai dengan penyematan selempang secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini.


Bupati mengatakan, kegiatan pemilihan Dimas Diajeng Sleman diharapkan dapat menjadi media dan sarana untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan tentang kepariwisataan di Kabupaten Sleman kepada generasi muda umumnya dan khususnya kepada para finalis Pemilihan Duta Wisata Dimas Diajeng Kabupaten.

"Tambahan pengetahuan dan wawasan tersebut saya harapkan dapat disebarluaskan oleh para finalis Dimas dan Diajeng ini kepada masyarakat luas melalui berbagai media sosial yang dimiliki seperti Whatsapp, Facebook, Instagram untuk mendukung upaya Pemkab Sleman dalam meningkatkan kunjungan wisata di Sleman," kata Kustini.


Dunia pariwisata, lanjut Kustini, dapat maju dan berkembang karena ada ketertarikan masyarakatnya akan budaya sendiri. Oleh karena itu, berbahasa, menulis, dan nembang Jawa perlu disentuhkan dan diperkenalkan sedini mungkin kepada generasi muda.


“Saya berharap kepada para finalis Dimas dan Diajeng jangan dibiarkan orang Jawa ilang Jawane,” katanya


Plt. Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suci Iriani Sinuraya, mengatakan penyelenggaraan Dimas Diajeng sempat tertunda satu tahun akibat pandemi Covid-19 yang seharusnya dilaksanakan pada tahun 2020. Hingga tahun ini kembali dilaksanakan secara terbatas sesuai protokol kesehatan yang ketat.

Suci berharap Dimas Diajeng terpilih mampu berinteraksi dengan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan-kegiatan positif, selain terus mengembangkan pariwisata Sleman.

“Di tengah pandemi seperti ini, keberadaan Dimas Diajeng terpilih dapat menjadi ikon pariwisata dalam rangka membantu memulihkan pariwisata Sleman,” katanya.

Grand final Dimas Diajeng 2021 tersebut menghadirkan 30 finalis peserta atau 15 pasang Dimas Diajeng terpilih sebagai finalis dalam Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2021. Ke 30 peserta tersebut dipilih berdasarkan seleksi yang sangat ketat dan obyektif oleh dewan juri, dimulai dari tahun 2020. Beberapa aspek penilaian meliputi bidang pariwisata, kebudayaan, psikologi, karya tulis, unjuk bakat dan public speaking. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini