Gerakan Pangan Murah di Kebumen, Beras dan Minyakita Habis Terjual
Beras dengan harga Rp 60 ribu per kantong kemasan 5 kg, sedangkan Minyakita kemasan satu liter Rp 15.500.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemkab Kebumen di Jalan Merdeka, Jumat (6/3/2026), memperoleh sambutan antusias masyarakat. Beras SPHP (Stabilisasi Pangan Harga Pangan) dan minyak goreng Minyakita habis terjual.
"Bulog menyiapkan satu ton beras dan 600 liter Minyakita, semua habis terjual," kata Iksan Suradilaga, Pemimpin Cabang Bulog Magelang, kepada koranbernas.id.
Beras dengan harga Rp 60 ribu per kantong kemasan 5 kg dan Minyakita kemasan satu liter Rp 15.500, dibatasi pembeliannya. Ini dimaksudkan agar lebih banyak warga memperoleh beras dan Minyakita dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). "Pembelian beras dan minyak dibatasi, paling banyak dua pack tiap orang," kata Ichsan.
GPM kali ini merupakan kerja sama Dinas Pertanian dan Pangan dengan Badan Pangan Nasional, yang diharapkan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri 1447 H.
Serentak se-Jateng
Bupati Kebumen Lilis Nuryani beserta jajaran asisten dan kepala OPD terkait mengikuti teleconference bersama Gubernur Jawa Tengah mengenai pelaksanaan GPM serentak di 35 kabupaten/kota se-Jateng.
Disebutkan, kegiatan pasar murah di Kebumen melibatkan 20 vendor dan tenant. Lilis Nuryani menyatakan komitmen pemerintah untuk hadir memberikan rasa tenang bagi masyarakat melalui harga pangan yang terjangkau.
Menurutnya, ketersediaan kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Lebaran dalam kondisi aman, sehingga warga tidak perlu panic buying. Lilis mengajak masyarakat mensukseskan gerakan "Stop Boros Pangan" dengan merencanakan menu sahur dan berbuka secara lebih terukur.
"Harga yang ditawarkan di sini berada di bawah harga pasar karena komoditas didatangkan langsung dari produsen, petani dan peternak, sehingga memotong mata rantai distribusi," ujar Lilis.
SMAN 1 Kebumen
Komoditas yang dijual antara lain beras SPHP Rp 60 ribu per 5 kg, minyak goreng Rp 15.500 per liter, telur ayam dijual mulai harga Rp 24 ribu per kg, daging ayam Rp 17.500 per 0,5 kg, gula pasir mulai dari Rp 16.000 per kg.
Kegiatan kali ini didukung alumni SMAN 1 Kebumen Angkatan 1996 dalam semangat "Kembali dan Berbagi". Perwakilan alumni dalam aksi sosial ini menyediakan lebih dari 3.000 kupon potongan harga senilai Rp 5.000 hingga Rp 10.000 bagi warga.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kebumen, Mugi Handayani, menjelaskan omzet penjualan di pasar murah Kebumen mencapai Rp 108 juta.
Komoditi dengan nilai penjualan tertinggi, beras medium, telur dan minyak goreng subsidi. Nilai penjualan tiga komoditi itu lebih dari Rp 50 juta. Kegiatan serentak di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah merupakan program Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota. (*)
Nanang W Hartono
