Rabu, 14 Apr 2021,


enam-pelukis-purbalingga-ikuti-pameran-internasionalSuasana pameran “Imlek Art International Exhibition” di Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Brebes.(Istimewa)


Prasetiyo
Enam Pelukis Purbalingga Ikuti Pameran Internasional

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURBALINGGA--Enam pelukis Purbalingga dan satu dari Banyumas, saat ini sedang mengikuti pameran lukisan internasional bertajuk “Imlek Art International Exhibition”. Pameran berlangsung selama sebulan dari 23 Januari hingga 23 Februari 2021, di Rest Area Heritage KM 260B Banjaratma, Brebes.


“Pameran memperingati Tahun Baru Imlek ini diikuti tujuh negara yaitu Inggris, Meksiko, Amerika Selatan, Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Indonesia. Sementara dari Indonesia, berasal dari berbagai kota seperti Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Semarang, Wonosobo, Magelang, Solo, Banyumas dan Purbalingga,” tutur Budi Setyawan, salah satu pelukis yang juga Koordinator Komunitas Wongso Art dari Purbalingga, Kamis (18/2/2021).


Dari Purbalingga, enam pelukis yang ikut pameran adalah Budi Setyawan, Imam Karsono, Khadno Aprianto, Yuli Hartono, Sajiman Abdul Hadi, dan Hamdi. Serta seorang dari Banyumas, Mudjiono.

“Bagi kami, pameran ini untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat luas bahwa pelukis Purbalingga dan Banyumas Raya sangat produktif dan punya potensi,” tutur Budi Setyawan.


Dalam pameran itu, ada sekitar 100 karya dari 60-an pelukis yang terpampang rapi di bekas pabrik gula zaman Belanda. Dari Indonesia, nama-nama pelukis kenamaan turut memajang karya, seperti Nasirun, Kartika Affandi, Klowor Wardiyon, Suwaji, VA Sudiro, dan lainnya.


Pameran lukisan di tempat ini adalah yang ketiga kalinya. Sebelumnya, acara serupa juga digelar saat Natal dan Tahun baru lalu.


Ketua Dewan Kesenian Purbalingga (DKP) Bowo Leksono mengatakan, keikutsertaan para pelukis asal Purbalingga dalam pameran internasional itu, merupakan kesempatan baik untuk mengukur kualitas karya sekaligus mencari jam terbang.

“Teman-teman pelukis Purbalingga yang terus bangkit ini, tentu membutuhkan pengalaman di luar Purbalingga sehingga butuh ajang pameran. Bila karyanya ternyata laku, ya itu bonus yang menggembirakan tentunya,” tutur Bowo Leksono.(*)



SHARE

'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini