Dusun Bergan Bantul akan Dijadikan Wisata Labu Madu
Dari lima biji bibit labu madu mampu tumbuh dan berbuah lebat hingga 42 buah.
KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Tim Penggerak PKK Dusun Bergan Kalurahan Wijirejo Pandak Bantul saat ini sedang mengembangkan budi daya tanaman labu madu. Ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Padukuhan Bergan sebagai tempat wisata labu madu.
Sebagai uji coba, dilakukan penanaman di lahan milik seorang warga bernama Atik. Dari lima biji bibit labu madu mampu tumbuh dan berbuah lebat hingga 42 buah. Bahkan labu madu milik Taman Aku Hatinya PKK Dusun Bergan menjadi juara 1 tingkat kabupaten dengan berat labu madu mencapai 2,72 kilogram.
Sebagai ungkapan rasa syukur diadakan pertemuan, doa bersama dan panen raya perdana , Kamis (27/2/2025) sore. Tampak hadir Panewu Pandak, Nanang Dwi Atmoko S Sos dan Ketua TP PKK Pandak, Fitritah Nanang, Lurah Wijirejo Wisnu Riyanto dan Ketua TP PKK Wijirejo Rini Alia Afiatun, Ketua TP PKK Bergan Yuli Hartiningsih A Md Par, Dukuh Bergan V Nanan Widya serta tokoh masyarakat dan anggota PKK Bergan.
"Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota TP PKK Pedukuhan Bergan yang sudah bekerja keras dan bekerja cerdas sehingga kita bisa meraih juara 1 untuk lomba labu madu di tingkat Kabupaten Bantul," kata Nanang Dwi Atmoko.
Panen labu madu di lahan milik TP PKK Bergan Kalurahan Wijirejo Pandak Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)
Setelah pemanfaatan lahan oleh TP PKK Bergan selanjutnya masyarakat juga akan memanfaatkan pekarangan ataupun lahan kosong yang ada di pedukuhan untuk ditanami labu madu.
Adapun bibit akan diambil dari hasil panen milik TP PKK Bergan. Bijinya dikeringkan dan akan dijadikan bibit, kemudian dibagikan ke seluruh kepala keluarga di Bergan yang berjumlah 10 RT. "Kita juga akan budidayakan pisang cavendish dan jagung sehingga mendukung ketahanan pangan," katanya.
Sedangkan Yuli Hartiningsih atau akrab disapa Sally mengatakan mereka telah memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) dan juga usaha katering. "Kita menerima pesanan untuk beragam kegiatan. Pemda Bantul juga sudah pesàn kepada kami. Ini adalah bagian dari pemberdayaan UMKM," katanya.
Sriyani selaku Ketua Taman Aku Hatinya PKK Bergan mengatakan biji labu madu akan dijadikan bibit berkolaborasi dengan Pokgiat dalam rangka menuju wisata labu madu.
Pupuk organik
Penanaman di lahan tersebut dilakukan mulai November 2024 dengan menanam lima biji bantuan bibit dari TP PKK Kabupaten Bantul.
"Sebelum dilakukan proses budi daya labu madu selama seminggu kita menyiapkan media tanam tanah dicampur pupuk organik. Setelah itu bibit bantuan disemai selama dua minggu sebelum akhirnya dilakukan proses penanaman," jelasnya.
Menurut dia, tidak ada kendala proses budi daya labu madu karena tanaman ini mudah dirawat. "Setelah tumbuh kemudian kita beri anjang-anjang untuk tempat rambatan pohon labu madu," katanya.
Secara ekonomi, lanjut Sriyani, budi daya labu madu menguntungkan karena harga di pasaran minimal Rp 7.000 per kilogram bahkan ada yang nilainya lebih tinggi tergantung kualitas dari labu madu yang dipanen.
Olahan makanan
Labu madu diuji coba dan diolah menjadi puding dan makanan olahan yang lain. "Memang selain budi daya labu madu kita sudah mendapat pelatihan dari TP PKK Kabupaten Bantul tentang ragam olahan makanan yang bisa dibuat," lanjutnya.
Fitriyah Nanang menyampaikan ucapan terima kasih atas hasil kerja keras seluruh anggota TP PKK Bergan sehingga berhasil membudidayakan labu madu dan mendapat juara 1 tingkat Kabupaten Bantul.
"Kami sangat mendukung ketika labu madu ini nantinya dikembangkan di wilayah Bergan," katanya. (*)