Dua Mobil Adu Banteng di Kalibawang Kulonprogo, Satu Meninggal Dunia
KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maut kembali memakan korban meninggal dunia. Tabrakan “adu banteng” itu terjadi di jalan Nanggulan-Mendut Pedukuhan Ngrajun Kalurahan Banjarharjo Kapanewon Kalibawang Kulonprogo, Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 11:00.
Laka lantas tersebut melibatkan mobil Toyota Kijang versus Daihatsu Terios. Belasan penumpang lainnya mengalami berat maupun ringan.
Kapolsek Kalibawang AKP Sutarno kepada koranbernas.id menyatakan benar adanya laka lantas di jalan Nanggulan-Mendut. Belasan korban dibawa ke Rumah Sakit ST Yusuf Boro Kalibawang Kulonprogo dan satu korban meninggal dunia.
Disebutkan, korban meninggal dunia atas nama Tuso Wardani pengemudi mobil Toyota Kijang nomor polisi AA 1065 A warga Pedukuhan Cangkring Kalurahan Bendungan Kapanewon Wates Kulonprogo, di Rumah Sakit ST Yusup Boro Kalibawang. “Jumlah penumpang keseluruhan sepuluh orang dan tujuh masuk perawatan,” ungkap Sutarno.
Kecelakaan ini berawal saat mobil Daihatsu Terios dengan nomor polisi B 2227 KKL dikemudikan Hadi Kharis (36) warga Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, dengan tiga penumpang melaju dari arah selatan ke arah utara.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) dari arah berlawanan, utara ke selatan, melaju Toyota Kijang dengan nomor polisi AA 1065 A dikemudikan Tuso Wardani (59) warga Cangkring Kalurahan Bendungan Kapanewon Wates Kulonprogo, dengan penumpang sepuluh orang. “Kendaraan masuk jalur lawan dan menabrak mobil Daihatsu Terios,” jelas Sutarno.
Seluruh penumpang maupun pengemudi dari Daihatsu Terios tidak mengalami luka apapun, akan tetapi SIM A pengemudi berlaku sampai 9 Mei 2018 dan tidak mengenakan sabuk pengaman.
“Sedangkan pengemudi Toyota Kijang (Tuso Wardani) memakai sabuk pengaman dan membawa SIM A, korban mengalami luka pada leher dan kepala kemudian meninggal dunia di RS ST Yusup, Boro Kalibawang Kulonprogo,” kata Sutarno.
Kedua mobil mengalami ringsek bagian depan. Kecelakaan itu masih dalam pemeriksaan Kepolisian Sektor Kalibawang, Kulonprogo. (*)