DPW PKB DIY Gelar Haul Mengenang Jasa Lima Ulama

PKB selama ini dikenal sebagai partai yang terus menebar kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat. 

DPW PKB DIY Gelar Haul Mengenang Jasa Lima Ulama
Haul 5 Ulama yang digelar DPW PKB DIY, Senin (16/3/2026). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Daerah Istimewa Yogyakarta (DPW PKB DIY) menggelar acara Haul 5 Ulama sekaligus santunan anak yatim, Senin (16/3/2026), di Kantor DPW PKB DIY JaIan Ringroad Selatan, Malangan Giwangan Umbulharjo Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh ulama, pengurus partai serta tamu undangan. Turut hadir Rois Syuriah PWNU DIY KH Mas'ud Masduki, Dewan Syuro DPW PKB DIY, Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar serta Sekretaris DPW PKB DIY Aslikh Rina Ulyaddin beserta jajaran pengurus.

Hadir pula pimpinan dan anggota Fraksi PKB DPRD se-DIY, para Ketua dan Sekretaris DPC PKB se-DIY, serta tamu undangan. Acara juga dihadiri anak-anak yatim yang turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga berbuka puasa bersama.

Dalam acara tersebut, para hadirin bersama-sama memanjatkan doa dan mengenang jasa lima ulama yang di-haul yaitu KH Machrus Ali, KH Hasyim Asy'ari, KH Ma'shum Lasem, KH Manaf Abdul Karim serta KH Dalhar Watucongol.

Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar memberikan santunan kepada anak yatim. (istimewa)

Para ulama tersebut dikenal sebagai tokoh besar yang memiliki peran penting dalam perkembangan keilmuan Islam serta perjuangan umat di Nusantara.

Rangkaian acara diawali pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Rois Syuriah PWNU DIY KH Mas'ud Masduki, sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa untuk para ulama yang di-haul.

Acara juga diisi mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH Sholehudin Mansur yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah PCNU Kota Yogyakarta.

Dalam tausiyahnya, KH Sholehudin Mansur menyampaikan majelis yang diikuti anak-anak yatim sekaligus mengenang para ulama merupakan majelis yang penuh keberkahan.

Penuh berkah

“Sebentar lagi Ramadan berakhir, dan hari ini kita berkumpul bersama anak-anak yatim sekaligus mengadakan haul para alim ulama. Saya yakin ini merupakan majelis yang penuh berkah, majelis yang menebar kebaikan. PKB selama ini juga dikenal sebagai partai yang terus menebar kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar menyampaikan kegiatan haul ini merupakan agenda rutin setiap bulan Ramadan sebagai upaya menghidupkan hari-hari terakhir Ramadan dengan kegiatan yang penuh keberkahan.

Alhamdulillah, atas rida dan hidayah Allah SWT kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat walafiat dalam rangka haul lima ulama sekaligus santunan anak-anak yatim dan buka puasa bersama. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi pertemuan yang penuh berkah dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Dia menyatakan PKB memiliki komitmen untuk terus mengenang dan melanjutkan perjuangan para ulama yang telah berjasa besar bagi umat dan bangsa. “PKB adalah partai yang lahir dari rahim para ulama dan para kiai. Karena itu kita ingin terus mengenang jasa, pemikiran dan perjuangan para kiai pendahulu kita, khususnya para ulama yang hari ini kita hauli,” katanya.

Ilmu para kiai

Menurutnya, umat Islam tidak bisa beragama dengan baik tanpa bimbingan para ulama. Berbagai ilmu yang menjadi dasar dalam memahami Al Quran dan agama Islam, seperti ilmu tajwid, nahwu dan sharaf yang merupakan hasil dari pengembangan keilmuan para ulama.

“Kita bisa membaca Al Quran dengan benar, memahami makhraj huruf, hingga mempelajari ilmu nahwu dan sharaf, semua itu berkat jasa dan ilmu para kiai. Karena itu kita harus selalu menghormati dan mengikuti para ulama,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD DIY ini berharap kegiatan haul dan santunan anak yatim ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus menjadi sebab turunnya rahmat dan ampunan Allah SWT bagi seluruh yang hadir.

“Kita berharap anak-anak yatim dapat bergembira menyambut Idul Fitri, dan semoga kita semua mendapatkan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT,” ujarnya. Acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 H. (*)