DKPP Klaten Gelar Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal B2SA

Sekarang ini kesadaran warga untuk mengkonsumsi ikan di Klaten masih rendah.

DKPP Klaten Gelar Lomba Kreasi Olahan Pangan Lokal B2SA
Foto bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala DKPP Iwan Kurniawan dan pemenang lomba kreasi olahan pangan lokal B2SA dan lomba masak ikan di halaman DKPP Kabupaten Klaten, Selasa (22/7/2025). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten menggelar lomba kreasi olahan pangan lokal B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman) dan lomba masak ikan di halaman DKPP Klaten, Selasa (22/7/2025).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, staf ahli bupati, camat, TP PKK Kabupaten Klaten dan jajaran DKPP Kabupaten Klaten.

Kepala DKPP Kabupaten Klaten, Iwan Kurniawan, mengatakan lomba tersebut merupakan event tahunan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-221 Kabupaten Klaten, menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan kampanye gerakan gemar makan ikan.

"Sekarang ini kesadaran warga untuk mengkonsumsi ikan di Klaten masih rendah. Karenanya, melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran mengkonsumsi ikan bisa meningkat," katanya.

Anggota PKK

Mantan Sekcam Prambanan itu menambahkan, untuk lomba kreasi olahan pangan B2SA dan lomba masak ikan diikuti 52 peserta dari 26 kecamatan. Mereka merupakan pengurus maupun anggota PKK desa.

"Jumlah peserta 52 orang, 26 peserta lomba masak ikan dan 26 peserta lomba kreasi olahan pangan lokal B2SA. Satu kecamatan mengirim dua peserta," ujarnya.

Bahan baku yang digunakan oleh peserta lomba kreasi olahan pangan lokal B2SA adalah bahan baku di desa masing-masing. Sedangkan bahan baku ikan untuk lomba masak ikan disediakan DKPP.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan jajaran DKPP. Dia berharap, lomba tidak sekadar mencari juara tapi bagaimana makanan olahan itu bisa di-gethok tular kepada warga di desa dan wilayah masing-masing.

Tepat sasaran

"Ke depan, upaya pemenuhan gizi di Kabupaten Klaten harus tepat sasaran," kata bupati.

Salah seorang peserta lomba, Tri Mardini Asih dari PKK Desa Trasan Kecamatan Juwiring menampilkan menu pengganti makanan pokok yang bahannya begitu mudah ditemukan di Desa Trasan, di antaranya sayur sop mentimun campur daun Bidara.

"Menu kita lebih variatif dan nutrisi daun Bidara sangat bagus. Ada juga menu lauk gurami dan sate lele, kolase tahu, risol jagung, keripik genjer," katanya kepada koranbernas.id. (*)