Dinkes Purworejo Meluncurkan Layanan Kesehatan Digital

Masyarakat merasakan layanan yang lebih cepat dan efisien, pengobatan yang lebih aman.

Dinkes Purworejo Meluncurkan Layanan Kesehatan Digital
Dinkes Purworejo melaksanakan sosialisasi Layanan Kesehatan Digital melalui Aplikasi SIMAESTRO kepada pasien. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Purworejo meluncurkan inovasi layanan kesehatan digital melalui SIMAESTRO Versi 2. Inovasi ini terus diperbarui untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin cepat, aman dan terintegrasi.

Kepala Dinkes Purworejo, Sudarmi, melalui Pengelola Data Manajemen Informasi Kesehatan, Andriani Pratiwi, mengatakan SIMAESTRO Versi 2 juga terhubung dengan Sistem Informasi Manajemen Obat (SIMO) Versi 2 dan dilengkapi dengan layanan pembayaran QRIS bekerja sama dengan Bank Jateng dan elektronik resep.

Integrasi ini memudahkan pencatatan resep elektronik, rekam medis elektronik, pengelolaan obat dan pembayaran layanan secara digital, sehingga pasien dapat menerima pelayanan tanpa antre panjang dan dengan transparansi penuh.

"Sistem Early Warning System (EWS) juga diterapkan dalam aplikasi SIMAESTRO V 2 untuk membantu mendeteksi risiko tinggi pada ibu hamil, mengirimkan notifikasi langsung melalui WA ke ibu hamil, bidan Puskesmas dan petugas Dinkes, sehingga tindakan preventif dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (14/10/2025).

Cepat dan praktis

Dengan pembaruan ini, lanjut dia, masyarakat merasakan layanan yang lebih cepat dan efisien, pengobatan yang lebih aman karena resep tercatat elektronik dan stok obat terpantau secara real-time, serta pemantauan risiko ibu hamil yang lebih efektif.

Pembayaran digital melalui QRIS membuat proses lebih praktis, sementara akses informasi layanan kesehatan menjadi lebih transparan dan mudah dijangkau.

"Layanan SIMAESTRO Versi 2 dan SIMO Versi 2 tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu, memastikan setiap warga Purworejo memperoleh pelayanan kesehatan yang terintegrasi, aman dan berbasis data, sekaligus menghadirkan kemudahan pembayaran digital yang nyata bagi masyarakat," kata Andriani. (*)