Dilantik di Jakarta, DPW Perempuan Bangsa DIY Langsung Gerak Cepat Konsolidasi

Pengurus inti DPW Perempuan Bangsa DIY yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua Rahayu Widi Nuryani SH MH, Sekretaris Isnaini dan Bendahara Rizki Indah Nurdinda Sari.

Dilantik di Jakarta, DPW Perempuan Bangsa DIY Langsung Gerak Cepat Konsolidasi
Ketua DPW Perempuan Bangsa DIY, Rahayu Widi Nuryani (dua dari kiri) saat menghadiri pelantikan nasinal Perempuan Bangsa se-Indonesia di Jakarta. (istimewa)

KORANBERNAS. ID, YOGYAKARTA -- Jajaran inti kepengurusan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri pelantikan massal pengurus Perempuan Bangsa se-Indonesia yang digelar di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus momentum memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh Indonesia.

Pengurus inti DPW Perempuan Bangsa DIY yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua Rahayu Widi Nuryani SH MH, Sekretaris Isnaini dan Bendahara Rizki Indah Nurdinda Sari.

Pelantikan nasional ini menandai tuntasnya proses konsolidasi organisasi di tingkat wilayah setelah suksesnya pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) di berbagai provinsi. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan massal pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, menyampaikan pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat peran organisasi dalam menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

Pelantikan nasional Perempuan Bangsa se-Indonesia di Jakarta. (istimewa)

"Setelah penguatan di tingkat DPW selesai, fokus kami berikutnya adalah mempercepat pembentukan dan penguatan kepengurusan di tingkat DPC, kecamatan hingga tingkat ranting di desa-desa. Organisasi yang sehat adalah organisasi yang aktif hadir dan bekerja langsung memecahkan persoalan di tengah masyarakat," ujar Nihayatul Wafiroh yang akrab disapa Ninik itu. 

Selain mengikuti prosesi pelantikan, jajaran KSB DPW Perempuan Bangsa DIY juga menghadiri Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) Perempuan Bangsa.

Membuka agenda penting tersebut, Kamis (23/7/2026), Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin, menyoroti pentingnya adaptasi gerakan perempuan.

Dia mengatakan Muspimnas menjadi momentum strategis untuk menyusun arah perjuangan politik perempuan agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

Muspimnas kali ini mengusung tema "Arah Baru: Penguatan Peran Politik Perempuan Indonesia".

Melalui arahan tersebut, forum Muspimnas menjadi wadah untuk menyelaraskan arah kebijakan organisasi sekaligus merumuskan program-program strategis yang responsif terhadap isu perempuan di bidang politik, sosial, ekonomi serta pemberdayaan masyarakat.

Berlari kencang

Menyambut visi besar tersebut, Ketua DPW Perempuan Bangsa DIY, Rahayu Widi Nuryani SH MH yang akrab disapa Mbak Nunung, menyampaikan pelantikan dan Muspimnas ini adalah titik tolak krusial bagi kepengurusan baru untuk berlari kencang memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan kontribusi nyata di DIY.

"Momentum ini bukan sekadar selebrasi, tetapi tonggak perjuangan bagi kami untuk membangun organisasi yang solid, inklusif dan proaktif mencetak lebih banyak pemimpin perempuan yang berintegritas di DIY. Kami di DPW Perempuan Bangsa DIY siap mengemban amanah sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, mengawal isu-isu sosial, serta menghadirkan program-program pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat dan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Mbak Nunung.

Dia menambahkan, setelah kembali dari pelantikan nasional, DPW Perempuan Bangsa DIY akan langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten/kota, kapanewon/kemantren, dan kalurahan/desa agar seluruh mesin organisasi dapat bekerja efektif dan menyentuh langsung denyut nadi kebutuhan masyarakat di akar rumput.

Melalui pelantikan dan Muspimnas tersebut, Perempuan Bangsa berkomitmen untuk terus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, meningkatkan partisipasi politik perempuan, serta mendorong lahirnya kepemimpinan perempuan yang adaptif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. (*)