Kukuhkan Pimpinan Baznas Sleman, Harda Tekankan Semangat "Hayem Hayom"

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengukuhkan pimpinan Baznas Sleman sekaligus menekankan filosofi "Hayem Hayom" sebagai landasan kepemimpinan untuk meningkatkan kepercayaan publik dan optimalisasi pengelolaan ZIS.

Kukuhkan Pimpinan Baznas Sleman, Harda Tekankan Semangat "Hayem Hayom"
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengukuhkan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Kamis (23/7/2026) malam. Dalam kesempatan itu, Harda menekankan filosofi "Hayem Hayom" sebagai semangat kepemimpinan Baznas dalam mengelola dana ZIS secara profesional dan membangun kepercayaan masyarakat. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN — Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan filosofi Jawa "Hayem Hayom" harus menjadi semangat kepemimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman dalam mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemaslahatan masyarakat.

"Nilai Hayem Hayom inilah yang saya harapkan menjadi semangat kepemimpinan Baznas Kabupaten Sleman. Jadilah pengayom bagi para mustahik yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus menjadi mitra yang terpercaya bagi para muzakki yang menitipkan amanah zakatnya," tegas Harda saat pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Kamis (23/7/2026) malam.

Menurut Harda, amanah yang diemban pimpinan Baznas merupakan tanggung jawab besar. Baznas tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun dan penyalur zakat, tetapi juga menjadi jembatan kebaikan sekaligus mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, memperkuat ekonomi umat, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga membantu penanganan kondisi darurat.

Ia meyakini pelayanan yang baik serta tata kelola yang profesional akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga potensi ZIS di Kabupaten Sleman dapat dihimpun dan dimanfaatkan secara optimal.

"Dengan menghadirkan pelayanan yang baik dan tata kelola yang profesional, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat, sehingga potensi zakat di Kabupaten Sleman dapat dihimpun dan dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Harda juga mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi vertikal, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Sleman untuk memperkuat sinergi serta meningkatkan kesadaran menyalurkan zakat melalui Baznas demi mewujudkan Kabupaten Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban.

Pengukuhan jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Sleman dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman Nomor 54.3/Kep.KDH/A/2026 yang ditetapkan pada 2 Juli 2026.

Susunan pimpinan Baznas Kabupaten Sleman yang dikukuhkan meliputi Muhyi Darmaji sebagai Ketua, Andung Prihadi Santoso sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Muhaimin sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, serta Nasirun sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, Pelaporan, SDM, Administrasi, dan Umum. (*)