BPKH dan Bank Muamalat Pasang Strategi Besar, Ekosistem Haji Disiapkan Jadi Penggerak Bisnis Syariah
BPKH dan Bank Muamalat memperkuat ekosistem haji melalui Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta. Kolaborasi ini mendorong layanan haji digital, memperkuat bisnis syariah, dan membangun optimisme di tengah tantangan ekonomi
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – BPKH dan Bank Muamalat memilih tancap gas memperkuat ekosistem haji di tengah tantangan ekonomi nasional dan gejolak global yang masih berlangsung. Melalui Synergy Roadshow 2026 di Yogyakarta, Jumat (24/7/2026), kedua lembaga menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi, mempercepat transformasi layanan haji berbasis digital, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi industri keuangan syariah.
Synergy Roadshow 2026 menjadi ajang menyatukan strategi bisnis antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Selain mengevaluasi kinerja seluruh regional Bank Muamalat, forum ini juga dirancang untuk membangun optimisme seluruh insan Bank Muamalat dalam menghadapi semester kedua 2026.
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, mengatakan Yogyakarta merupakan kota keempat penyelenggaraan Synergy Roadshow 2026 setelah Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Kegiatan serupa selanjutnya akan digelar di Makassar dan Medan.
“Kami ingin membangun semangat dan optimisme menghadapi semester kedua tahun ini, di tengah kondisi perekonomian nasional yang menantang dan kondisi global yang masih bergejolak,” ujar Imam.
Ekosistem Haji Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Di tengah perlambatan ekonomi, Bank Muamalat memilih memperkuat bisnis pada segmen ritel, baik consumer maupun small medium enterprise (SME), yang dinilai lebih tangguh menghadapi dinamika pasar.
Strategi tersebut mulai membuahkan hasil. Produk pembiayaan Solusi Emas Hijrah mencatat pertumbuhan spektakuler dengan kenaikan lebih dari 11 kali lipat secara tahunan (year on year) hingga mencapai Rp1,7 triliun pada akhir Maret 2026. Jumlah rekening nasabah pun melonjak 274 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, outstanding pembiayaan sektor SME mencapai Rp3,1 triliun atau tumbuh 33 persen secara tahunan. Menurut Imam, sektor usaha kecil dan menengah memiliki prospek yang sangat baik karena menjadi penopang stabilitas ekonomi nasional sekaligus memiliki penyebaran risiko yang lebih sehat.
Namun, pertumbuhan bisnis tidak hanya bertumpu pada pembiayaan. Bank Muamalat bersama BPKH juga menjadikan ekosistem haji dan umrah sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru melalui berbagai layanan yang saling terintegrasi.
Perkuat Layanan Digital Haji dan Umrah
Kolaborasi BPKH dan Bank Muamalat terus diperluas melalui pengembangan layanan digital yang memudahkan calon jemaah haji dan umrah.
Salah satu inovasi yang telah dijalankan adalah Kartu Haji Indonesia yang menggantikan penggunaan uang tunai selama pelaksanaan ibadah haji. Langkah ini diharapkan meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus mempercepat digitalisasi layanan di Tanah Suci.
Kemudahan layanan juga diperluas melalui aplikasi Muamalat DIN, kantor cabang Bank Muamalat, hingga jaringan PT Pos Indonesia. Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran haji, pelunasan biaya haji, hingga mengecek riwayat pendaftaran dan nilai manfaat haji secara lebih praktis.
Tak hanya itu, BPKH dan Bank Muamalat sepakat melanjutkan berbagai program bersama di tingkat nasional maupun internasional, mulai dari sosialisasi dan edukasi keuangan haji, penghimpunan dana kemaslahatan, hingga penguatan layanan kustodian syariah.
“Kami ingin setiap layanan, produk, dan nilai tambah yang kami hadirkan menjadi jalan hijrah bagi para pemangku kepentingan menuju keberkahan yang manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Imam.
Ia menambahkan, sinergi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas layanan bagi calon jemaah haji dan umrah, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Dengan memadukan inovasi digital, jaringan layanan yang semakin luas, dan kolaborasi strategis bersama BPKH, Bank Muamalat optimistis ekosistem haji akan menjadi salah satu penggerak penting pertumbuhan bisnis syariah nasional di tengah dinamika ekonomi yang masih penuh tantangan. (*)
---
