Digelar Turnamen Biliar Piala Bupati dan Wakil Bupati Sleman Cup

Olahraga biliar berubah jauh dari stigma negatif, bahkan menjadi lifestyle masyarakat dan cabor resmi yang diakui pemerintah.

Digelar Turnamen Biliar Piala Bupati dan Wakil Bupati Sleman Cup
Bupati Sleman Harda Kiswaya. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Turnamen Biliar Piala Bupati dan Wakil Bupati Sleman Cup antar media, pekerjaan media, ASN dan perangkat kalurahan yang diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sleman diharapkan mampu mengajak masyarakat bergaya hidup sehat melalui olahraga.

Harapan itu disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya menanggapi rencana kejuaraan yang berlangsung 9 Agustus 2025 di Habit Pool and Lounge Jalan Magelang, Mlati Sleman.

"Berkaitan dengan turnamen biliar oleh PWI, selaku pimpinan wilayah saya senang dan menyambut baik, pertama bisa membantu sosialisasi adanya cabang olahraga biliar di tengah masyarakat, bahwa olahraga biliar itu sehat," kata Harda, Rabu (6/8/2025).

Selain itu, program yang digagas PWI ini juga menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara insan pers dengan Pemkab Sleman dalam penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat guna mendukung pembangunan daerah. "Ini bentuk kolaborasi antara Pemerintah dengan teman-teman media, dari ajang ini membuktikan bahwa hubungan selama ini baik," kata Harda.

Diakui pemerintah

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menambahkan, olahraga biliar saat ini sudah mulai berubah jauh dari stigma negatif, bahkan sudah menjadi lifestyle masyarakat dan menjadi salah satu cabor resmi yang diakui pemerintah.

"Olahraga biliar kembali populer, sudah jauh dari image negatif. Kami berharap melalui kegiatan yang digagas PWI ini menjadi ajang untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi serta citra olahraga biliar, selain itu juga jadi ajang hiburan," kata Danang.

Ketua PWI Sleman, Wisnu Wardhana didampingi Ketua Panitia, Ikhwanudin,  menjelaskan laga diperuntukkan bagi pebiliar dari kalangan wartawan, pekerjaan media, ASN dan perangkat desa. Peserta tidak dipungut biaya dan disediakan fasilitas makan dan minum. "Kami targetkan jumlah peserta sekitar 100 pebiliar," jelas Wisnu.

Permainan dengan sistem bola 8, total hadiah Rp 9 juta, peserta yang lolos 16 besar disediakan hadiah menarik. "Kejuaraan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sleman, Habit Pool and Lounge, Pobsi Sleman, Rokok HS, Koperasi Pena Sembada Sejahtera," tambah Ikhwanudin. (*)