Demografi dan Infrastruktur, Modal Penting Indonesia di Tengah Ketidakpasian Global

Demografi dan Infrastruktur, Modal Penting Indonesia di Tengah Ketidakpasian Global

KORANBERNAS.ID, JAKARTA-- Paska pandemi, perekonomian Indonesia perlahan pulih. Pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang anjlok hingga -5% pada triwulan II-2020, kembali ke teritori positif sejak awal 2021. Bahkan, sejak triwulan III-2020 hingga saat ini, perekonomian Indonesia secara konsisten tumbuh di atas 5%.

Indonesia, bahkan disebut menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan terbesar dan tercepat di Asia. Hal ini, menjadikan banyak pihak optimistis, dengan prospek pertumbuhan jangka panjang negara ini.

“Kami melihatnya ada faktor dorongan demografi, komitmen pemerintah terhadap investasi asing, dan pembangunan infrastruktur. Ini yang membuat kami Grup MUFG termotivasi oleh visi keberlanjutan, yang meyakini akan membuat perubahan yang berarti di masyarakat tempat kami beroperasi. Dan dengan bantuan mitra strategis kami di Indonesia, saya sangat senang dengan dampak yang akan kami hasilkan dalam pembangunan negara ke depan,” jelas Kazushige Nakajima, Executive officer, Country Head of Indonesia MUFG Bank, Ltd., Jakarta Branch melalui rilisnya, Kamis (27/10/2022).

Kazushige Nakajima menjadi salah satu panelis dalam economic outlook bertajuk “The Indonesia Summit 2023”, yang diselenggarakan oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) bersama dengan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) dan MUFG Bank, Ltd. (MUFG Bank).

Kazushige mengungkapkan, paska pandemi, sinergi antara Danamon, Adira Finance, dan jaringan global MUFG semakin kuat dalam mendukung ekosistem pembiayaan di industri otomotif. Hal ini dilatarbelakangi oleh rencana jangka panjang korporasi, yang ingin mendukung industri otomotif di Indonesia.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila mengungkapkan hal senada. Ia mengatakan, pihaknya sangat optimis dapat memberikan solusi pembiayaan dan keuangan yang komprehensif (end-to-end) bagi konsumen. Hal ini sejalan dengan aspirasi jangka panjang perusahaan, yaitu memperkuat posisi di industri otomotif.

Data menunjukkan, sebelum pandemi, industri otomotif menyumbang 4,34% dari PDB nasional pada 2019 dan 4,66% pada 2018. Bahkan, selama periode lock down pada tahun 2020, industri ini masih mempekerjakan sedikitnya 17 juta pekerja, yang 13,6%, di antaranya merupakan angkatan kerja nasional.

Oleh karena itu, menjadi hal yang penting dan sangat strategis, bagaimana fokus mendorong potensi industri otomotif di Indonesia, dan bagaimana mengakselerasi kembali industri otomotif untuk berkontribusi pada pemulihan ekonomi nasional.

Indonesia Summit merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh Danamon, sebagai forum diskusi terbuka yang menitikberatkan pada aspek ekonomi-politik Indonesia dan global.

Rebuild The Economy 2023 menjadi tema utama di tahun ini, yang memiliki aspirasi menjawab tantangan ketidakpastian melalui kebijakan ekonomi dan industri yang lebih kuat. Melalui acara ini, Danamon bersama Adira Finance dan MUFG Bank sekaligus menegaskan kembali komitmen grup dalam mendorong pertumbuhan ekosistem otomotif yang berkelanjutan di Indonesia.

Sebagai bank yang melayani semua lini dalam rantai pasok keuangan, Danamon bersama Adira Finance dan didukung oleh MUFG Bank memiliki komitmen penuh sekaligus berperan aktif dalam pemulihan ekonomi nasional.

“Kami percaya, di situasi yang tidak menentu seperti saat ini, nasabah dan pemangku kepentingan memerlukan informasi terkini dan terbaik untuk mendukung mereka menjawab tantangan sekaligus mencari peluang bisnis untuk tumbuh berkelanjutan. Ini adalah komitmen jangka panjang kami untuk menjadi bank yang senantiasa berpusat pada kebutuhan nasabah, serta memberikan solusi keuangan agar nasabah dapat memegang kendali terhadap kebutuhan finansialnya,” kata Yasushi Itagaki, Direktur Utama Danamon. (*)