Dari Ruang Rapat ke Desa: Cara Telkom Terjemahkan Strategi ESG Jadi Aksi Nyata di Yogyakarta

Keberhasilan bisnis saat ini tidak lagi hanya diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari kemampuannya dalam mengelola dampak lingkungan dan tanggung jawab sosial

Dari Ruang Rapat ke Desa: Cara Telkom Terjemahkan Strategi ESG Jadi Aksi Nyata di Yogyakarta
Wakil Direktur Utama Telkom Muhammad Awaluddin paparkan program ESG Telkom, resmikan Digistar Club Chapter UGM, hingga penyerahan bantuan sarana air bersih di acara MBA Catalyst Summit 2025. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, JAKARTA – Di tengah tuntutan global akan bisnis yang bertanggung jawab, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membuktikan bahwa komitmen terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) bukan sekadar dokumen kebijakan, melainkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Hal ini tercermin dalam dua inisiatif terbaru mereka di Yogyakarta.

Prinsip ESG, yang menuntut perusahaan untuk memperhatikan dampak lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang baik, kini telah menjadi fondasi strategis Telkom dalam membangun pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan bisnis saat ini tidak lagi hanya diukur dari kinerja finansial, tetapi juga dari kemampuannya dalam mengelola dampak lingkungan dan tanggung jawab sosial. ESG bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendasar,” ujar SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, dalam siaran persnya.

Wujud Nyata ESG di Yogyakarta

Komitmen tingkat korporat tersebut diterjemahkan menjadi program nyata di tingkat lokal. Pada awal Juli 2025, Telkom mengimplementasikan pilar Sosial dan Lingkungan dari strategi ESG-nya secara langsung di Daerah Istimewa Yogyakarta:

1.     Pengembangan Talenta di UGM (Pilar Sosial): Melalui program Digistar, Telkom meresmikan Digistar Club Chapter UGM pada 5 Juli lalu. Inisiatif yang diresmikan oleh Wakil Direktur Utama Telkom, Muhammad Awaluddin, ini menjadi wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta digital muda dari salah satu universitas terbaik di Indonesia, sebagai investasi untuk masa depan ekosistem digital nasional.

2.     Bantuan Air Bersih di Gunung Kidul (Pilar Lingkungan & Sosial): Bekerja sama dengan UGM, Telkom menyerahkan bantuan instalasi sarana air bersih kepada masyarakat Desa Pengos, Gunung Kidul. Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Telkom dalam menciptakan dampak sosial (social value impact) dan mendukung salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.

Tiga Pilar Aksi Keberlanjutan

Kedua aksi di Yogyakarta tersebut merupakan bagian dari program besar Telkom bertajuk ‘GoZero% – Sustainability Action by Telkom Indonesia’ yang berlandaskan pada tiga pilar:

·         Environmental (Save Our Planet): Fokus pada mitigasi iklim, manajemen limbah, hingga penggunaan panel surya di BTS.

·         Social (Empower Our People): Fokus pada inklusivitas digital (menjangkau 98% populasi), pemberdayaan UMK, serta pengembangan talenta.

·         Governance (Elevate Our Business): Fokus pada praktik bisnis beretika, keamanan siber, dan perlindungan data pribadi.

Komitmen ini telah diakui oleh berbagai lembaga rating internasional, seperti perbaikan skor risiko ESG dari Sustainalytics dan predikat “Baik” dari MSCI. Melalui aksi nyata di lapangan, Telkom menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis yang kuat dapat dan harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai positif bagi masyarakat dan lingkungan. (*)